Share

Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Stadion Kanjuruhan, Mahfud MD: Mari Berbenah

Riana Rizkia, MNC Portal · Kamis 06 Oktober 2022 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 337 2681547 dampingi-presiden-jokowi-tinjau-stadion-kanjuruhan-mahfud-md-mari-berbenah-ywbtviK3Yx.jpg Ilustrasi/ Doc: Instagram Mahfud MD

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pascatragedi sepak bola yang terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Peninjauan dilakukan guna mengetahui secara persis peristiwa yang terjadi saat itu. Mahfud mengatakan bahwa tragedi dengan ratusan korban jiwa itu seharusnya dijadikan cermin untuk berbenah bersama agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

 BACA JUGA:Komnas HAM Sebut Banyak Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Patah Tulang

"Semoga tragedi serupa tidak terulang kembali. Mari berbenah bersama," kata Mahfud melalui akun instagram resmi miliknya @mohmahfudmd, Rabu (5/10/2022).

"Bersama presiden kami mengunjungi Stadion Kanjuruhan, tempat tragedi seratus lebih supporter dan beberapa petugas keamanan meninggal dunia," sambungnya.

 BACA JUGA:BMKG Sebut 50 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan

Tidak hanya meninjau lokasi kejadian kerusuhan, Mahfud mengatakan, kedatangan Presiden ke Malang juga sekaligus menjenguk para korban selamat yang saat ini tengah menjalani perawatan.

"Hari ini saya mendampingi presiden menjenguk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, di RSUD Saiful Anwar Malang, sekaligus menyerahkan bantuan," ucapnya.

Seperti diketahui, Presiden melalui Menko Polhukam mengatakan, bakal memberi santunan ke keluarga korban tewas pada tragedi Kanjuruhan sebesar Rp50 juta untuk tiap korban jiwa.

Follow Berita Okezone di Google News

Mahfud meyakini bahwa nyawa seseorang tidak bisa dinilai dengan uang sebanyak apapun, namun Mahfud berharap agar santunan tersebut dapat dilihat sebagai bentuk empati, dan kehadiran kepala negara di tengah-tengah keluarga korban.

"Presiden sebagai tanda belasungkawa meskipun tentu hilangnya nyawa setiap orang tidak bisa dinilai dengan uang berapapun harganya, tapi presiden berkenan untuk juga memberi santunan kepada tiap korban jiwa itu sebesar Rp 50 juta," kata Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers virtual, Senin (3/10/2022).

"Mudah-mudahan apa yang disampaikan sebagai santunan sebesar 50 juta untuk masing-masing korban yang jumlahnya 125 korban, mudah-mudahan itu dilihat sebagai tanda empati dan kehadiran negara, tidak dilihat jumlahnya. Tapi kehadiran negara dan kepala negara," sambungnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini