Share

Bharada E Akan Datangkan Saksi dan Ahli Meringankan dari Manado

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2681430 bharada-e-akan-datangkan-saksi-dan-ahli-meringankan-dari-manado-c03Od656SL.jpg Bharada E saat diperiksa Komnas HAM (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy menyatakan bahwa akan menghadirkan saksi dan ahli meringankan di dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Meski begitu, Ronny tidak mengungkap siapa saksi dan ahli kunci yang dimaksud akan dihadirkan dalam proses meja hijau tersebut.

"Ahli dan saksi yang meringankan. Kalau saya sampaikan bukan kejutan lagi," kata Ronny di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).

Menurut Ronny, saksi tersebut juga bakal ada yang akan dihadirkan langsung dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

"Tapi ada saksi untuk meringankan juga, nanti kita datangkan juga dari Manado," ujar Ronny.

Baca juga: Kondisi Bharada E, Semakin Baik dan Mendekatkan Diri kepada Tuhan

Polri telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pidana pembunuhan berencana Brigadir J. Mereka adalah, Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal, serta Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

Baca juga: Momen Bharada E Nongkrong Bareng Para Tersangka Bawa Senpi

Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Ferdy Sambo berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Berkas penyidikan seluruh tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J pun telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Agung. Dengan begitu, semua tersangka akan segera menghadapi proses persidangan.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Baca juga: Pengacara Brigadir J Sebut Orangtua Bharada E Ada di Mako Brimob

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini