Share

5 Fakta Kejagung Terima Berkas Ferdy Sambo Dkk, Putri Candrawathi Dipindah ke Rutan Salemba

Tim Okezone, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2681428 5-fakta-kejagung-terima-berkas-ferdy-sambo-dkk-putri-candrawathi-dipindah-ke-rutan-salemba-exXDqwZ9dm.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung secara resmi akan menerima limpahan berkas Ferdy Sambo dkk hari ini. Berkas ini terkait kasus pembunuhan berencana dan merintangi penyidikan atau obstruction of justice Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

Berikut 5 Fakta Kejagung Terima Berkas Ferdy Sambo Dkk:

1. Putri Chandrawathi Dipindahkan ke Rutan Salemba

Pelimpahan berkas tahap dua secara resmi akan dilakukan hari ini pukul 11.00 WIB di Jampidum Kejaksaan Agung.

Jampidum Fadil Zumhana menuturkan, tencananya para tersangka tetap ditahan di lokasi awal dan hanya tersangka Putri Chandrawathi yang dipindahkan ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Baca juga: Kejagung Minta KPK Pantau Penanganan Perkara Kasus Ferdy Sambo

"Jaksa menuntut umum (JPU) berwenang melakukan penahanan terhadap tersangka yang diserahkan kepada kami," kata Fadil di Gedung Jampidum, Rabu (5/10/2022).

Lokasi penahanan terhadap tersangka dilakukan penahanan di Rutan Mako Brimob, Rutan Bareskrim dan Rutan Kejaksaan Agung.

Baca juga: Usai Dilimpahkan ke Kejagung, Bharada E Cs Kembali ke Rutan Bareskrim

2. Kejagung Targetkan Kasus Ferdy Sambo Cs Segera Disidangkan

Jampidum Fadil Zumhana melanjutkan bahwa proses penahanan tersangka dilakukan untuk memudahkan proses persidangan yang cepat, sederhana dan biaya ringan serta memudahkan hasil persidangan.

"Khusus untuk ibu CP ditahan di rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung," jelasnya.

3. Kejari Jaksel Verifikasi Barang Bukti Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) melakukan verifikasi barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo dkk. Barang bukti dikemas dalam 6 boks plastik kontainer oleh penyidik.

"Barang bukti yang dikemas/disimpan/diserahkan sebanyak 6 boks plastik untuk diverifikasi sebagaimana yang tertera dalam daftar barang bukti dalam berkas perkara ini," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).

4. Kejagung Libatkan KPK Pantau Persidangan Ferdy Sambo

Kejagung akan melibatkan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, dengan tersangka Ferdy Sambo.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana menegaskan jajarannya tidak akan main-main dalam proses penuntutan di persidangan nanti. Menurutnya, banyak pihak yang dilibatkan selama proses tersebut termasuk KPK.

Dari internal Kejagung, pemantauan para jaksa dilaksanakan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), serta Satgas 53. Di sisi lain, Kejagung juga meminta KPK untuk ambil andil memantau penanganan perkara.

"Kami meminta dipantau oleh KPK karena (perkara) ini menjadi perhatian pemerintah," kata Fadil di Gedung Jampidum Kejagung, Rabu (5/10/2022).

5. Jaksa Bertugas Persidangan Ferdy Sambo Tidak Ditempatkan di Rumah Aman

Fadil juga menegaskan, para jaksa yang akan melakukan sidang perkara Sambo tidak ditempatkan di rumah aman (safe house).

Dia mengatakan bahwa kejaksaan telah memiliki sistem sendiri untuk mengamankan para jaksa agar tidak terintervensi.

"Kami jaga integritas dan profesionalisme jaksa karena negara ini negara hukum. Kami pastikan Kejaksaan Agung tidak dapat diintervensi karena kami harus jaga netralitas dalam proses penanganan perkara," tandasnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini