Share

5 Fakta Kunjungan Jokowi Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini yang Disampaikan

Awaludin, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2681385 5-fakta-kunjungan-jokowi-jenguk-korban-tragedi-kanjuruhan-ini-yang-disampaikan-7tTVNClqYk.jpg Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) berangkat ke Malang pada Rabu 5 Oktober 2022 siang, usai menghadiri upacara peringatan HUT TNI ke 77 di Istana Merdeka. Di Malang, Jokowi diagendakan bakal memberikan santunan kepada ahli waris korban dan menjenguk korban tragedi Kanjuruhan.

Berikut 5 fakta Presiden Jokowi temui korban Tragedi Kunjuruhan:

1. Biaya RS Ditanggung Pemerintah dan Pastikan Dapat Perawatan Terbaik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa seluruh biaya korban tragedi Kanjuruhan yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar, Kota Malang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

 BACA JUGA:Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Dalami Perencanaan Pengamanan Stadion

"Tadi saya juga menyampaikan kepada pasien korban bahwa seluruh biaya untuk perawtan ditanggung oleh pemerintah dan pemerintah daerah," tegas Jokowi dalam keterangannya dalam jumpa pers secara daring, Rabu (5/10/2022).

"Baru saja saya menjeguk para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Saya ingin memastikan bahwa yang dirawat di rumah sakit ini mendapatkan pelayanan yang paling baik," ujar Jokowi.

 BACA JUGA:Jokowi: Problem Tragedi Kanjuruhan Ada di Pintu Stadion yang Terkunci

Jokowi mengaku berbincang-bincang dengan para korban untuk mengetahui situasi sebenarnya pada saat malam usai pertandingan Arema FC lawan Persebaya Surabaya itu.

2. Keluarga Korban Dapat Santunan

 

Presiden Jokowi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal akibat tragedi Kanjuruhan. Dirinya berharap santunan tersebut dapat meringankan beban keluarga.

"Dan juga tadi sudah kita sampaikan, sedikit santunan kepada korban yang meninggal saya tahu tidak hanya dari pemerintah pusat, tapi juga pemerintah provinsi, pemerintah, kota Malang, kemudian Bank Jatim juga telah memberikan santunan itu yang bisa meringankan beban dari keluarga dan kerabat korban," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Polri menyatakan korban jiwa dalam Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, sebanyak 131 orang. Jumlah tersebut telah diperbarui dari data sebelumnya sebanyak 125 jiwa.

 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra


3. Berbincang dengan Korban Selamat

 

Presiden Jokowi mengaku berbincang-bincang dengan para korban untuk mengetahui situasi sebenarnya pada saat malam usai pertandingan Arema FC lawan Persebaya Surabaya itu.

"Tadi saya juga berbincang-bincang dengan satu dua tiga empat pasien korban di Stadion Kanjuruhan untuk mengetahui situasi di malam pertandingan 1 Oktober yang lalu," jelasnya.

Dengan berbincang dengan korban, Jokowi ingin mengetahui akar masalah sesungguhnya penyebab tragedi di Kanjuruhan.

"Saya benar-benar ingin tahu akar masalah penyebab tragedi ini. Sehingga ke depan kita bisa mendapatkan sebuah solusi terbaik dan kita tahu sudah dibentuk tim pencari fakta independen yang diketuai oleh Pak Menko Polhukam (Mahfud MD)," kata Jokowi.

Jokowi pun berpesan kepada para korban yang dirawat agar menjaga semangat dan segera sembuh lebih cepat.

"Tadi saya sampaikan saya berpesan kepada para pasien korban di stadion Kanjuruhan agar tetap semangat dan segera sembuh sehingga bisa beraktifitas kembali," ungkapnya.


4. Minta TGIPF Segera Selesaikan Tugasnya

 

Presiden Jokowi meminta agar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bisa segera menyelesaikan tugasnya.

"Kita tahu telah dibentuk tim gabungan independen, kita harapkan tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya," kata Jokowi.

Tim gabungan ini diharapkan mampu mengungkap penyebab utama dari tragedi Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu malam.

"Jadi kita tahu penyebab utama dari tragedi 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan," tukasnya.

5. Perintahkan Menteri PUPR Audit Stadion Liga 1 hingga Liga 3

 

Presiden Jokowi memerintahkan kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk melakukan audit seluruh stadion yang digunakan baik untuk Liga 1 hingga Liga 3.

"Saya juga akan perintahkan Menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk liga. Baik liga 1, liga 2, maupun liga 3. Semuanya," kata Jokowi.

Audit tersebut dilakukan, karena Jokowi ingin mengetahui apakah seluruh stadion sudah sesuai dengan standar. Tidak hanya stadion, manajemen lapangan dan panitia penyelenggara juga akan ikut diaudit

"Apakah gerbangnya sesuai dengan standar, cukup lebar, apakah gerbangnya sesuai dengan standar, manajemen lapangannya yang memegang kendali siapa, semuanya," kata Jokowi.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini