Share

4 Fakta Pernyataan Ade Armando Soal Tragedi Kanjuruhan, Langsung Dikecam Netizen

Awaludin, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2681371 4-fakta-pernyataan-ade-armando-soal-tragedi-kanjuruhan-langsung-dikecam-netizen-0xXL1sBCyk.jpg Ade Armando (foto: dok Okezone)

PEGIAT media sosial, Ade Armando kembali bikin heboh usai melontarkan pernyataan yang menyalahkan suporter Arema, atau Aremania dalam tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu 1 Oktober 2022.

 BACA JUGA:Tragedi Stadion Kanjuruhan, Instruksi Tegas Presiden Jokowi: Kalau Masuk Pidana, Pidanakan!

Dalam video yang diunggah di Channel Youtube Cokro TV, Ade Armando menyebut pangkal masalah tragedi tersebut adalah lantaran ulah suporter Arema yang disebutnya 'sok jagoan'. Berikut 5 fakta Ade Armando menyalahkan Aremania sebagai biang kerok kericuhan:

1. Aremania Sok Jagoan

 

"Sekali lagi marilah kita bersikap objektif, yang jadi pangkal masalah adalah suporter Arema yang sok jagoan melanggar semua aturan dalam stadion dengan dengan gaya preman masuk ke lapangan petentengan, Dalam pandangan saya polisi sudah melaksanakan kewajibannya," kata Ade Armando Channel Youtube Cokro TV, Selasa (4/10/2022).

 BACA JUGA:Komnas HAM Sebut Gas Air Mata Jadi Pemicu Kericuhan di Kanjuruhan

Suporter sepak bola Indonesia, kata dia, sudah keterlaluan. Dia mengatakan, siapa pun yang kini menyaksikan video-video yang kini tersebar tentang tragedi di Stadion Kanjuruhan 1 Oktober lalu, pasti bisa mengenali bahwa pangkal persoalan adalah kelakuan sebagian suporter Arema yang menyerbu lapangan.

Tak cuma itu, Ade juga menyinggung Ketua Forum Komunikasi Suporter Indonesia, Richard Ahmad Supriyanto dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Menurut Ade, pendapat Richard dan LBH yang menuntut kepolisian bertanggungjawab sebagai hal yang aneh.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

2. Dicibir Netizen

Ade Armando mengatakan yang jadi pangkal masalah adalah suporter Arema yang sok jagoan melanggar semua aturan dalam stadion dengan dengan gaya preman masuk ke lapangan petentengan.

Mendapati pernyataan itu, sejumlah netizen pun mencibir Ade Armando.

"Apa Dia Belum Tau Kalau Solidaritas Antara Suporter Bola Itu Tinggi ? Kalau Bicara Kemanusiaan Maka Suporter Bar Bar Sekalipun dan Biasanya Saling Perang Akan Bersatu. Tambah Lagi Musuhmu," tulis seorang netizen yang dikutip Selasa (4/10/2022).

Warganet lainnya pun tampak murka dengan pernyataan Ade Armando yang menyalahkan suporter, sementara ratusan dari mereka meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

"Gmn orang gak membencimu ade armando. Blm selesai duka orang tua yg kehilangan anaknya krn tragedy kanjuruhan kau sdh hina2 yg wafat. Siapa yg gak geram lht ucapanmu ini," murka warganet yang lain.

3. Membela Polisi

 

Ade Armando kukuh membela polisi. Menurutnya, polisi tidak bersalah sepenuhnya karena hanya menjalankan tugas. Termasuk saat melerai kerusuhan dengan menggunakan gas air mata. Padahal, penggunaan gas air mata tidak diizinkan FIFA dalam stadion apalagi saat mengamankan pertandingan sepakbola.

"Saya selalu bertanya kepada mereka yang mengkritik cara polisi menghandle keamanan dengan gas air mata. Pertanyaan saya, adalah apa yang harus dilakukan polisi menghadapi ratusan atau ribuan orang yang menyerbu ke tanah lapangan yang berpotensi merusak dan mengancam nyawa," kata Ade.

4. Klarifikasi Ade Armando

Ade Armando meluruskan pernyataan sebelumnya. Ia menerangkan bahwa bukan keseluruhan Aremania yang menjadi penyebab terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Yang menjadi pemicu kerusuhan, kata Ade, adalah para oknum Aremania yang masuk ke lapangan.

"Pertama-tama saya tidak pernah menyalahkan keseluruhan suporter Arema sebagai penyebab tragedi. Pada malam itu ada 42 ribu suporter Arema. Hanya sekitar 3 ribu yang katanya menyerbu ke lapangan," terang ade.

"Buat saya pangkal masalah ada pada 3 ribu orang yang melanggar hukum dengan masuk ke dalam lapangan. Itu artinya hanya sebagian sangat kecil," sambungnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini