Share

Anggota DPR Cantik Brigitta Lasut Laporkan Komika, Fadli Zon: Pejabat Harus Terbiasa Dikritik!

Kiswondari, Sindonews · Rabu 05 Oktober 2022 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2681269 anggota-dpr-cantik-brigitta-lasut-laporkan-komika-fadli-zon-pejabat-harus-terbiasa-dikritik-HZIoI6oX85.jpg Brigitta Lasut/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut melaporkan seorang komika Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya atas dugaan perundungan atau bully dengan kata-kata kasar.

Anggota DPR asal Fraksi Gerindra Fadli Zon melihat bahwa tidak ada yang khusus dari candaan Mamat, dan kata-kata kasar itu sekadar bumbu dalam komedi.

(Baca juga: Anggota DPR Cantik Minta Ajudan TNI, Jenderal Dudung: Tidak Akan Dipenuhi!)

Dan seharusnya kata dia, Brigitta sebagai seorang pejabat publik harus terbiasa dengan kritik dari masyarakat.

“Ya namanya juga stand up comedy, saya ada di situ. Kalau saya sih gak melihat ada yang khusus ya, jadi menghibur gitu. Kalau ada kata kata kasar itu bisa menjadi sebagai bumbu bumbu dalam komedi dan menurut saya kita sebagai pejabat publik haris terbiasa dengan kritik, masukan,” kata Fadli kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Mantan Wakil Ketua DPR ini menyarankan agar laporan politikus Partai Nasdem terhadap komika itu sebaiknya dicabut saja, karena justru akan merugikan diri sendiri.

“Kalau saya sarankan begitu. Karena itu akan merugikan diri sendiri,” sarannya.

Namun saat ditanya apakah dirinya tersinggung dengan candaan itu, dia mengaku tidak, karena biasa diroasting atau dijadikan bahan candaan para komika. Justru dia menganggap seperti autokritik dan juga hiburan.

“Enggak ada lah. Diroasting biasa-biasa aja, saya biasa diroasting, anggap aja itu autokritik hiburan gitu ya. Kadang-kadang apa yang dikatakan bisa juga benar ya,” aku Fadli.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Mengenai hal apa yang bisa dilakukan pejabat publik selain melapor polisi, menurut Fadli, bisa mengajak dialog sembari diundang untuk makan bersama. Karena tidak semua masalah harus diselesaikan dengan melapor polisi.

“Ya menurut saya ajak aja dialog undang makan aja. Ngapain sih semuanya harus lapor polisi, kayak negara kita enggak bisa diselesaikan tanpa lapor polisi,” tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini