Share

Jokowi Minta TNI Sukseskan Penanganan Krisis Pangan hingga Energi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 05 Oktober 2022 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2680891 jokowi-minta-tni-sukseskan-penanganan-krisis-pangan-hingga-energi-2VQle3mV5S.jpg Presiden Jokowi. (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TNI dan Polri untuk menyukseskan agenda nasional dalam penanganan krisis pangan, enegri, dan finansial.

Awalnya Jokowi mengatakan, saat ini tanggung jawab pemerintah Indonesia tak hanya menangani krisis di dalam negeri, tetapi juga diberikan kepercayaan untuk memberikan kontribusi kepada dunia.

"Di tahun ini, di masa-masa sulit sekarang, Indonesia memegang Presidensi G20, Indonesia juga dipercaya sebagai anggota Champion Group of the Global Crisis Response Group (GCRG) dan tahun depan Indonesia akan menjadi ketua ASEAN," kata Jokowi dalam amanatnya di upacara HUT Ke-77 TNI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Jokowi meminta semua pihak dapat menunjukkan kepada dunia bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 bisa menghasilkan aksi dan solusi yang konkret. Hal itu dilakukan agar krisis dunia tidak berlanjut dan dapat membangun dunia dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan.

"Saya minta ke jajaran TNI dan jajaran Polri untuk bersinergi menyukseskan berbagai agenda nasional ini. Dukung agenda-agenda nasional dalam penanganan krisis pangan, krisis enegri dan krisis finansial," ujar Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara meminta TNI dapat menjaga pertahanan dan keamanan agar masyarakat dapat merasa aman dan berkarya secara optimal.

"Bantu kemandirian pangan, pengendalian inflasi, jaga pertahanan dan keamanan agar masyarakat bisa berkarya optimal dalam menghadapi berbagai macam tantangan-tantangan yang ada," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta TNI untuk tetap terus meningkatkan profesionalitasnya di tengah tantangan bangsa.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"TNI harus terus secara bertahap melanjutkan pemenuhan minimum essential force, pembangunan kekuatan perlu terus selearas dengan pembangunan nasional dan program bela negara perlu dilanjutkan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," tuturnya.

Kepala Negara menegaskan, pemerintah, masyarakat, bangsa, dan negara menaruh harapan besar terhadap kontribusi TNI. Jokowi meminta TNI untuk terus memegang teguh jati diri sebagai terntara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

"Jadilah garda terdepan dalam mengahdapi setiap ancaman, setiap tantangan, setiap hambatan dan gangguan. Bersikap dan bertindaklah secara profesional sesuai pancasila dan UUD 1945, sapta marga dan sumpah prajurit," katanya.

"Peliharalah kemanunggalan TNI dengan rakyat karena bersama rakyat TNI akan kuat, terakhir, ingat lah selalu sifat prajurit, prajurit itu pantang menyerah, selalu tabah, selalu loyal, selalu tulus dan selalu rela berkorban untuk kejayaan dan kemajuan rkayat Indonesia dan NKRI," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini