Share

HUT ke-77 TNI: Menengok Perannya di Kemerdekaan Indonesia, Pertahankan Negara hingga Tumpas Pemberontakan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2680845 hut-ke-77-tni-menengok-perannya-di-kemerdekaan-indonesia-pertahankan-negara-hingga-tumpas-pemberontakan-PJnelSihMP.jpg Ilustrasi/Okezone

JAKARTA - Tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI. Bagaimana sejarah dan peran dari lembaga keamanan Indonesia yang satu ini?

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bermula dari dibentuknya Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 22 Agustus 1945.

Saat itu BKR memiliki tugas untuk menjaga keamanan daerah dan membantu pasca Kemerdekaan RI.

BKR berada di bawah Komite Nasional Indonesia (KNI) di setiap daerah, mereka memiliki tugas untuk mengamankan wilayah lantaran kondisi Indonesia di awal kemerdekaan belum sepenuhnya stabil.

Anggota BKR sendiri terdiri dari para mantan anggota PETA, Heiho, hingga KNIL.

Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1945, BKR pun berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Perubahan ini terjadi karena Sekutu yang diwakili Inggris namun ditunggangi Belanda datang ke Indonesia dan membuat situasi menjadi tidak aman.

Pada Januari 1946, TKR kembali diubah namanya menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Hingga akhirnya pada 3 Juni 1947, TRI pun berubah nama lagi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pada awal berdirinya, TNI menghadapi berbagai permasalahan berdimensi politik hingga militer. Masalah politik, misalnya, bersumber dari komunis yang ingin menempatkan TNI di bawah pengaruhnya.

Sementara masalah militer yang dihadapi TNI di dalam negeri adalah sejumlah pemberontakan yang terjadi di beberapa daerah, seperti pemberontakan PKI di Madiun pada 1948, pemberontakan DI/TII pada 1949, dan pemberontakan APRA pada1950.

Selain itu, TNI juga harus menghadapi agresi militer Belanda.

Untuk menghadapinya, Indonesia melaksanakan Perang Rakyat Semesta, ketika kekuatan TNI serta masyarakat dikerahkan untuk menghadapi agresi militer Belanda tersebut.

Hingga akhirnya, integritas serta eksistensi Indonesia dapat dipertahankan oleh kekuatan TNI bersama rakyat.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini