Share

Hari Ini, Polri Serahkan Ferdy Sambo Dkk ke Kejaksaan

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 337 2680842 hari-ini-polri-serahkan-ferdy-sambo-dkk-ke-kejaksaan-09eUzGn2QJ.jpg Hari ini Ferdy Sambo dkk diserahkan ke Kejaksaan. (Antara)

JAKARTA - Bareskrim akan melimpahkan tahap II atau menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan berencana dan menghalangi penyidikan kasus Brigadir J ke Kejaksaan, pada hari ini, Rabu (5/10/2022).

"Pelaksanaan pelimpahan tahap II penyerahan tersangka jam 13.00 di lobi Bareskrim," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta.

Meski begitu, Dedi mengungkapkan, soal teknis pelimpahan tahap II masih akan terus dimatangkan penyidik dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Wah kalau itu teknisnya tergantung penyidik dan JPU," ujar Dedi.

Bareskrim Polri sudah menyerahkan sejumlah barang bukti kepada pihak Kejaksaan terkait dua perkara tersebut.

"Barang buktinya banyak, dikemas dalam beberapa kontainer plastik," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada awak media, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Dari foto yang diterima, saat proses penyerahan barang bukti dari penyidik Bareskrim ke JPU, tampak tumpukan dokumen kertas yang diserahkan. Perwakilan kedua lembaga itupun memenuhi satu ruangan untuk proses administrasi penyerahan barang bukti tersebut.

Kemudan, terlihat pula senjata api lengkap dengan magasinnya serta peluru. Senpi laras pendek terlihat ada empat unit. Bareskrim terlebih dahulu menyerahkan barang bukti kasus Brigadir J ke JPU. 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Polri telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pidana pembunuhan berencana Brigadir J. Mereka adalah, Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal, serta Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Ferdy Sambo berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Berkas penyidikan seluruh tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J pun telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Agung. Dengan begitu, semua tersangka akan segera menghadapi proses persidangan.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini