Share

Paspor 10 Tahun Hanya Berlaku yang Terbit Setelah 29 September 2022

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680740 paspor-10-tahun-hanya-berlaku-yang-terbit-setelah-29-september-2022-2RoIpKdwdm.jpg Ilustrasi (Foto : Discovery Indonesia)

JAKARTA - Masa Berlaku paspor yang semula 5 tahun, diperpanjang menjadi 10 tahun oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkumham Nomor 18 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 8 Tahun 2014.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham menjelaskan bahwa masa berlaku perpanjangan 10 tahun hanya diberikan bagi paspor yang terbit setelah Permenkumham tersebut disahkan. Di mana, kebijakan tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly pada 29 September 2022.

"Masa berlaku paspor 10 tahun tidak berlaku terhadap paspor yang terbit sebelum tanggal disahkannya aturan tersebut. Jadi, paspor yang terbit sebelum peraturan ini diundangkan tetap berlaku selama 5 (lima) tahun, tidak otomatis berlaku 10 (sepuluh) tahun," jelas Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana melalui keterangan resminya, Selasa (4/10/2022).

Lebih lanjut, Widodo menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menggodok petunjuk teknis (juknis) terkait perpanjangan masa berlaku paspor menjadi 10 tahun. Salah satunya, juknis terkait pengimplementasian aturan baru tersebut. Ditjen Imigrasi berjanji akan menginformasikan kembali jika juknis tersebut sudah rampung.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan petunjuk teknis di kantor imigrasi serta infrastruktur kesisteman untuk mengimplementasikan aturan tersebut. Oleh karena itu, kami mohon pengertian dari masyarakat. Apabila sudah siap pasti segera kami informasikan," ungkap Widodo.

Kata Widodo, bertambahnya masa berlaku paspor juga menimbulkan pertanyaan tentang biaya Penerimaan Biaya Bukan Pajak (PNBP) yang harus dibayarkan. Widodo menjelaskan bahwa saat ini aturan mengenai biaya PNBP paspor sedang dalam pembahasan dengan sejumlah stakeholder.

"Saat ini masyarakat masih akan membayar biaya yang sama dengan sebelumnya yaitu Rp350.000,- untuk paspor biasa nonelektronik dan Rp650.000,- untuk paspor biasa elektronik," imbuhnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Untuk diketahui, kebijakan perpanjangan masa berlaku paspor menjadi 10 tahun tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.

Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada WNI yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Sedangkan, masa berlaku paspor biasa yang diterbitkan bagi anak berkewarganegaraan ganda tidak boleh melebihi batas usia anak tersebut untuk menyatakan memilih kewarganegaraannya.

"Batas usia anak sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," mengutip Pasal 2A ayat 4 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 18 Tahun 2022.

Adapun, peraturan yang ditandatangani langsung oleh Menkumham Yasonna H. Laoly tersebut berlaku sejak tanggal diundangkan yaitu 29 September 2022.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini