Share

5 Fakta Tendangan Kungfu Anggota TNI ke Supporter di Stadion Kanjuruhan, Begini Respons Panglima dan KSAD

Tim Okezone, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680645 5-fakta-tendangan-kungfu-anggota-tni-ke-supporter-di-stadion-kanjuruhan-begini-respons-panglima-dan-ksad-MJmURSxxTH.jpg Viral tendangan kungfu prajurit TNI AD ke Aremania. (Foto: Dok Ist)

JAKARTA – Beredar video viral di media sosial sejumlah oknum prajurit TNI AD menendang suporter Arema saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Tindakan prajurit TNI itu lantas mendapat sorotan tajam warganet hingga KASAD Jenderal Dudung Abdurachman bereaksi.

Berikut sejumlah faktanya:

1. Tendangan Kungfu

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah prajurit TNI mengejar suporter Arema FC di lapangan Stadion Kanjuruhan. Suporter lantas ditendang hingga terjungkal. Bahkan ada prajurit yang melayangkan tendangan kungfu atau menendang sambil melompat.

2. KASAD Angkat Bicara

Menanggapi hal itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman berjanji akan memproses hukum anak buahnya yang terlibat melakukan kekerasan dalam peristiwa yang mengakibatkan 125 orang tewas.

Jenderal Dudung beserta keluarga besar TNI AD juga menyampaikan dukacita yang mendalam dalam peristiwa tersebut.

"Apabila ada anggota TNI AD yang terbukti melakukan tindakan kekerasan akan diproses secara hukum," ujar Dudung dalam keterangannya, dikutip Senin (3/10).

Baca juga: Sertu Sihombing Selamatkan Balita saat Oknum TNI Disorot karena Tendangan Kungfu di Kanjuruhan

3. Menyatakan Prihatin

Mantan Pangkostrad itu juga menyatakan prihatin atas musibah yang menimpa dunia sepak bola Tanah Air. Ia mendoakan agar para keluarga korban diberikan ketabahan.

TNI AD kata Dudung juga akan membantu masyarakat untuk proses pengurusan jenazah korban meninggal dunia.

"Bagi masyarakat yang terluka dan menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan," pungkasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

4. Jokowi Minta Segera Diusut Tuntas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kasus tragedi Kanjuruhan harus diselesaikan dalam waktu1 bulan. Presiden Jokowi nantinya meminta kesimpulan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

"Saya baru saja melapor kepada presiden terkait kerusuhan di Kanjuruhan itu. Pertama TGIPF itu diminta segera bekerja. Kalau bisa tidak sampai 1 bulan sudah bisa menyimpulkan," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, (Menko Polhukam) Mahfud MD kepada wartawan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

5. Gambaran Besar Sudah Diketahui

Mahfud menjelaskan, masalah besar dari kerusuhan di Kanjuruhan telah diketahui. Menurutnya, tinggal mencari permasalahan lebih detail untuk mengetahui penyebab kerusuhan di Kanjuruhan itu.

"Karena masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui. Tinggal masalah-masalah detailnya yang itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai 1 bulan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini