Share

PBNU Dirikan Posko Terpadu bagi Korban Kanjuruhan Malang

Widya Michella, MNC Media · Selasa 04 Oktober 2022 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680549 pbnu-dirikan-posko-terpadu-bagi-korban-kanjuruhan-malang-b7LweU7M79.jpg Ilustrasi/ Foto: PBNU

MALANG - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membentuk Satuan gugus tugas Tragedi Kanjuruhan dengan mendirikan Posko Terpadu yang berlokasi di Kantor PCNU Kabupaten Malang.

Di bawah pengawasan langsung Gus Yahya dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), posko terpadu ini dibentuk dengan melibatkan semua unsur mulai dari PBNU, PWNU, PCNU, serta lembaga dan banom di bawah NU mulai dari Ansor, Fatayat, Muslimah hingga Lazisnu dan Lembaga Dokter NU.

 BACA JUGA:Polri Periksa 29 Saksi Cari Tersangka Tragedi Kanjuruhan

“Bagi NU ini wajib dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab NU,” ujar Gus Yahya, dalam keterangannya usai mengikuti doa dan tahlil untuk korban tragedi Kanjuruhan di kantor PCNU Kota Malang, Selasa (4/10/2022).

 

Meski mendirikan posko terpadu, namun Gus Yahya memerintahkan personel posko untuk proaktif mendatangi keluarga korban. “Yang yatim juga harus diurus sampai mandiri. Jangan hanya bayari SPP tapi harus dipikirkan sampai dia bisa hidup mandiri,” kata Gus Yahya.

 BACA JUGA:Transjakarta Rute Blok M-Ragunan Dialihkan Imbas Jalan Kemang Terendam Banjir

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang KH Isrohunnajah menyambut baik gagasan tersebut. PBNU memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Alhamdulillah siang ini kita bisa berdoa bersama, tahlil dan memberikan santunan bagi keluarga korban yang langsung diberikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf,” kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Santunan kali ini diberikan kepada perwakilan dua keluarga korban serta kepada para Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) yang kemudian para Ketua MWC ini yang akan memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Keluarga akan didatangi langsung. Kita nanti juga akan tahlil dan memberikan santunan di rumah-rumah keluarga korban,” ujar KH Isrohunnajah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini