Share

The New York Times Soroti Kinerja Polisi di Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Netizen

Nanda Aria, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680486 the-new-york-times-soroti-kinerja-polisi-di-tragedi-kanjuruhan-ini-kata-netizen-C3rw2EzsQs.jpg Aksi tabur bunga untuk korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan/Foto: Antara

JAKARTA - The New York Times turut mengulas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tragedi yang menewaskan suporter dan polisi dengan total korban mencapai 127 orang itu, menjadi sorotan dunia.

The New York Times mengulas brutalitas penanganan kericuhan yang terjadi di Kanjuruhan dengan menyoroti peran kepolisian RI. Artikel itu diterbitkan dengan judul 'Deadly Soccer Clash in Indonesia Puts Police Tactics, and Impunity, in Spotlight'.

 BACA JUGA:Waspada Hujan Sedang hingga Lebat di Jabodetabek hingga Malam Ini

Kepala Biro The New York Times Asia Tenggara, Sui-Lee Wee, dalam akun Twitter-nya mengungkapkan bahwa laporan tersebut disusun dengan melakukan wawancara terhadap pakar kepolisian Indonesia, yang menjelasakan bahwa tregedi Kanjuruhan mengungkap persoalan yang lebih luas, yang dihadapi oleh kepolisian Indonesia.

"Pelatihan yang buruk dalam pengendalian massa, kekuatan yang sangat militeristik, dan yang terpenting, hampir tidak bertanggung jawab kepada siapa pun," tulisnya dikutip, Selasa (4/10/2022).

 BACA JUGA: Hujan Deras, Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Permukiman Warga di Cimahi

Sui-Lee Wee, dalam tulisannya itu membahas tentang puluhan ribu masyarakat Indonesia menghadapi kepolisian yang disebut korup, tidak memiliki taktik pengendalian massa, cenderung militeristik, dan tidak memiliki tanggung jawab.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Oleh karena itu, tidak heran Tragedi Kanjuruhan dapat menelan korban jiwa hingga 127 orang.

Ulasan The New York Times ini pun lantas mendapatkan tanggapan beragam dari netizen. Mereka pada umumnya setuju dengan laporan tersebut.

"Sekarang sudah menjadi perhatian dunia," tulis akun @Arya**a Dian sembari menandai akun FIFA.

"Terimakasih untuk kerja Anda," kata akun @Deli*nur.

"Dan korup," tulis akun @iam**n.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini