Share

Humor Gus Dur: Mamnu Dukhul, Istilah yang Bikin Raja Arab Tertawa Terbahak-bahak

Tim Okezone, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680376 humor-gus-dur-mamnu-dukhul-istilah-yang-bikin-raja-arab-tertawa-terbahak-bahak-pZiqsLa0qz.jpg Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)

JAKARTA Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang suka melontarkan humor. Salah satunya adalah kisah tentang jamaah haji dari Tanah Air. Bahkan, Gus Dur sempat melontarkan humornya ke Raja Arab Saudi Fahd bin Abdul Aziz al-Saud.

Ini menjadi peristiwa langka karena sang Raja diketahui terpingkal-pingkal usai mendengar lelucon Gus Dur.

Menurut Gus Dur, bahasa Arab yang digunakan jamaah haji Indonesia menggunakan bahasa Arab yang terdapat di kitab klasik atau kuno. Hal itu berbeda dengan bahasa Arab modern yang dipakai di Arab Saudi.

 Baca juga: Humor Gus Dur: Tidak Pernah Cuti, Lalu Bagaimana Cara Presiden Atasi Lelah?

“Oh ya, contohnya apa?,” tanya Fahd dengan serius.

Baca juga:  Humor Gus Dur: Daripada Mikirin Ingin Dekat Presiden, Lebih Baik Jadi Presiden Sekalian!

Gus Dur kemudian menceritakan bahwa ada seorang kiai dari Indonesia bersama pembantunya pergi haji. Setelah menaruh barang-barangnya di asrama, mereka pun keluar asrama. Di samping asrama jalan satu arah. Karena posisi kiai dan pembantunya masuk dari arah depan, mereka membaca plang bertuliskan “No Entry (tidak boleh masuk)” sedang bahasa Arabnya ditulis “Mamnu’u Dhkhul”. Itu artinya tidak boleh masuk dari depan.

Lalu kiai tersebut menggerutu kepada pembantunya setelah membaca “mamnu’ dukhul” tersebut. Baginya, bahasa tersebut sangat tidak pantas dan tidak akan mungkin dilakukan jamaah haji dari mana pun.

Kiai tersebut menggerutu karena “dhukhul” dalam kitab kuno bermakna hubungan seksual antara suami dan istri. Oleh sebab itu, kiai itu heran di tempat itu ada bacaan dilarang “dhukhul”.

“Orang sini keterlaluan,” ujar kiai itu.

“Kenapa?,” tanya pembantu kiai itu dengan wajah heran

“Masak ‘begitu’ (hubungan badan) kok di jalan,” kata kiai itu.

Raja Fahd pun tertawa terpingkal-pingkal mendengar cerita itu.

Setelah kembali ke Jakarta, sepekan kemudian Gus Dur mengaku mendapatkan surat dari seorang warga negara Arab Saudi.

“Terima kasih Anda telah membuka mulutnya raja kami,” karena semenjak jadi raja Fahd tidak pernah membuka mulut, apalagi tertawa terpingkal usai mendengar cerita dari Gus Dur tersebut,” tulis surat itu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini