Share

Bharada E Siapkan Kejutan saat Sidang Ferdy Sambo, Ini Bocorannya

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680335 bharada-e-siapkan-kejutan-saat-sidang-ferdy-sambo-ini-bocorannya-dhbx6jDxr1.jpg Bharada E/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Tersangka pembunuhan Brigadir J, Bharada E alias Richard Eliezer akan menyiapkan kejutan di dalam proses persidangan kasus pembunuhan berencana yang diotaki mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

"Kami ada kejutan nanti di Pengadilan," kata Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022).

Selain kejutan, Ronny menuturkan bahwa, pihaknya telah mempersiapkan beberapa strategi dalam rangka melakukan pembelaan terhadap kliennya di proses meja hijau tersebut.

"Kita mempersiapkan ada beberapa strategi. Cuma dalam saat ini belum kita sampaikan tetapi pastinya nanti. Dalam rangka mmbela Bharada E," ujar Ronny.

Rencananya, Bharada E dan tersangka lainnya di kasus pembunuhan berencana Brigadir J, akan dilimpahkan pada Kejaksaan pada esok hari.

 (Baca juga: Terlibat Kasus Sambo, AKBP Ridwan Soplanit Didemosi 8 Tahun)

Sekadar diketahui, Polri telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pidana pembunuhan berencana Brigadir J. Mereka adalah, Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal, serta Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Ferdy Sambo berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Berkas penyidikan seluruh tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J pun telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Agung. Dengan begitu, semua tersangka akan segera menghadapi proses persidangan.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini