Share

Foto-Foto Barang Bukti Kasus Brigadir J Diserahkan ke JPU, Diangkut Pakai Kontainer Plastik

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 337 2680330 foto-foto-barang-bukti-kasus-brigadir-j-diserahkan-ke-jpu-diangkut-pakai-kontainer-plastik-3yAvyf9jFl.jpg Penyerahan barang bukti kasus Brigadir J dari Bareskrim ke JPU. (Foto: Dok Ist)

JAKARTA – Barang bukti kasus pembunuhan berencana dan halangi penyidikan kasus Brigadir J telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jumlahnya sangat banyak, terdiri dari beberapa kontainer plastik.

Berdasarkan foto yang diterima, saat proses penyerahan barang bukti dari penyidik Bareskrim ke JPU, tampak tumpukan dokumen kertas yang diserahkan. Perwakilan kedua lembaga memenuhi satu ruangan untuk proses administrasi penyerahan barang bukti tersebut.

 Foto: Dok Ist

Di antara barang bukti, ada senjata api lengkap dengan magasinnya serta peluru. Terlihat ada empat unit senjata api.

Bareskrim sendiri hari ini terlebih dahulu menyerahkan barang bukti kasus Brigadir J ke JPU. Sementara tersangka perkara itu akan dilimpahkan pada besok Selasa 4 Oktober 2022.

 Baca juga: Putri Candrawathi Ditahan, Kuasa Hukum: Meski Berat, Klien Kami Ikhlas

Polri telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pidana pembunuhan berencana Brigadir J. Mereka adalah, Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal, serta Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

 Foto: Dok Ist

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Ferdy Sambo berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Berkas penyidikan seluruh tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J pun telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Agung. Dengan begitu, semua tersangka akan segera menghadapi proses persidangan.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini