Share

Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa Direktur PT LIB, PSSI Jatim, dan Kepala Dispora

Lukman Hakim, Koran Sindo · Senin 03 Oktober 2022 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 337 2679907 tragedi-kanjuruhan-polri-periksa-direktur-pt-lib-pssi-jatim-dan-kepala-dispora-VCius0y2Sy.jpg Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Foto : MNC Portal Indonesia)

MALANG - Tim investigasi Polri dari Bareskrim Mabes Polri memeriksa sejumlah saksi dan pejabat terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Saksi yang diperiksa antara lain Direktur Liga Indonesia Baru (LIB), Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur (Jatim), Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) dari Arema, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim.

"Kami juga menganalisis 32 titik CCTV di sekitar stadion dan beberapa lokasi. Tim Inafis bekerjasama dengan labfor juga akan melakukan identifikasi terkait terduga pelaku penegrusakan, baik di dalam dan di luar stadion," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).

Inspektorat Khusus (Itsus) dan Divis Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri juga memeriksa 18 anggota polisi yang melakukan pengamanan.

"Penggunaan gas air mata saat terjadinya kericuhan juga menjadi bagian materi yang dilakukan pendalaman," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dedi memastikan, jumlah korban yang meninggal dunia atas peristiwa Stadion Kanjuruhan, sebanyak 125 orang. korban luka berat 21 orang dan luka ringan ada 304 orang. Total korban hingga saat ini mencapai 450 orang.

"Korban meninggal dunia 125 orang. Minta bantuan pada teman-teman media meluruskan jangan distorsi informasi lagi. Semetara yang kami dapat dari tim DVI (Disaster Victim Investigation) ada 125 orang meninggal dunia. Tim masih akan terus bekerja dan kami akan update lagi terkait hasil kegiatan hari ini," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini