Share

Kerusuhan Kanjuruhan, Jokowi: Saya Harap Ini Tragedi Terakhir

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 02 Oktober 2022 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 337 2679066 kerusuhan-kanjuruhan-jokowi-saya-harap-ini-tragedi-terakhir-Imk9dIS95g.jpg Presiden Jokowi. (Foto: BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan terjadinya tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menyebabkan sebanyak 129 orang meninggal dunia, Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

Jokowi pun berharap tidak ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. “Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di Tanah Air,”  ucap Presiden.

“Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. Sportifitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” tegas Jokowi.

Jokowi pun telah meminta kepada Menteri Kesehatan (Menkes) dan juga Gubernur Jawa Timur (Jatim) untuk memonitor khusus layanan medis bagi korban yang sedang dirawat.

Baca juga:  Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi dan Usut Tuntas!

“Saya telah meminta menteri kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus layanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik,” kata Jokowi.

Sementara itu, Jokowi juga meminta agar Menteri Pemuda dan Olahraga, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI mengevaluasi pelaksanaan pertandingan yang menyebabkan kerusuhan suporter hingga memakan korban jiwa.

“Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketua umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya,” tegasnya.

“Khusus kepada Kapolri, Saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” tutupnya. 

Sebelumnya, Polda Jatim menyebut ada 127 orang yang meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, tadi malam. Kerusuhan terjadi usai pertandingan antara Arema versus Persebaya berakhir dengan skor 2-3. Pertandingan dimenangkan Persebaya Surabaya.

Sementara, berdasarkan data yang didapat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), korban tewas bertambah menjadi 153 orang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini