Share

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ini Identitas 2 Polisi yang Tewas dan Terluka

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 02 Oktober 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 337 2679046 tragedi-stadion-kanjuruhan-ini-identitas-2-polisi-yang-tewas-dan-terluka-3WGaz7yBx8.jpg Foto: Antara

JAKARTA – Korban tewas akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikabarkan kembali bertambah. Dari informasi yang diterima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), korban tewas bertambah menjadi 153 orang.

Selain ratusan suporter yang menjadi korban, terdapat pula 2 korban dari anggota Polri yang meninggal dunia.

(Baca juga: Breaking News! Korban Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Bertambah Jadi 153 Orang)

Informasi yang didapat Okezone, Minggu (2/10/2022) keduanya adalah Bripka Andik dari Polsek Sumber Gempol, Polres Tulungagung dan Briptu Fajar Yoyok dari Polsek Dongko Polres Trenggalek.

Sementara itu, korban anggota Polri yang dirawat adalah Bripda Agmal Khan Muhammad anggota Sat Samapta Polres Trenggalek yang masih menjalani perawatan Rumah Sakit Bhayangkara Batu.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nifo Afinta mengatakan, selain korban jiwa dari dua anggota kepolisian, 13 kendaraan dilaporkan rusak, 10 di antaranya mobil dinas milik polisi, serta tiga di antaranya mobil pribadi.

"Ada 13 mobil yang rusak, 10 di antaranya mobil dinas milik Polri antara lain mobil patroli, mobil truk Brimob, mobil patwal, mobil Brimob, mobil K9 dan juga ada mobil pribadi," terang dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurutnya, banyaknya korban jiwa dikarenakan mereka berdesak-desakan saat mencari jalan keluar stadion. Hal ini disebabkan adanya semprotan gas air mata ke tribun agar menghalau massa yang kian beringas.

"Turunnya suporter membahayakan pemain, sudah diingatkan, sampai dilakukan perlawanan dan pemukulan kepada anggota. Kami juga harus dalami, suporter yang tidak puas itu sangat beringas. Keluarnya gas air mata itu diawali dengan peringatan," tegasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini