Share

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 153 Suporter, Mahfud MD Sebut Panita Tak Indahkan Usul Aparat

Muhammad Farhan, MNC Portal · Minggu 02 Oktober 2022 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 337 2679042 tragedi-kanjuruhan-tewaskan-153-suporter-mahfud-md-sebut-panita-tak-indahkan-usul-aparat-3sa7nsROxm.jpg Mahfud MD. (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan penyebab tragedi tewasnya ratusan orang di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bukan karena adanya bentrokan antarsuporter klub sepakbola. Diketahui, tragedi kerusuhan Kanjuruhan tersebut terjadi usai pertandingan sepakbola antara Persebaya melawan Arema. 

Mahfud mengungkapkan suporter Persebaya dilarang menonton di stadion Aremania tersebut. Untuk itu, ia menegaskan penyebab kematian karena desak-desakan hingga sesak napas. 

"Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar supporter," jelas Mahfud dalam narasi unggaham Instagramnya @mohmahfudmd, Minggu (2/10/2022). 

 Baca juga: Kerusuhan di Kanjuruhan Tewaskan 153 Orang, Komnas HAM Dalami Prosedur Penggunaan Gas Air Mata

Mahfud juga menjelaskan aparat sudah mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan, semisal membatasi jumlah penonton sesuai dengan kapasitas stadion. Kendati demikian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut menyebut panitia pelaksana tidak mengindahkan imbauan aparat. 

"Sebenarnya, sejak sebelum pertandingan pihak aparat sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan. Misal, pertandingan agar dilaksanakan sore (bukan malam), jumlah penonton agar disesuaikan dengan kapasitas stadion yakni 38.000 orang. Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat," jelas Mahfud. 

Terlebih, penonton yang hadir ke stadion mencapai 42.000 orang membuat kondisi penonton berdesakan hingga terinjak-injak saat kerusuhan.

"Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000," ujar Mahfud. 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Diketahui, lorban tewas akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikabarkan kembali bertambah. Dari informasi yang diterima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), korban tewas bertambah menjadi 153 orang. 

"Saya sebagai salah satu penggila bola ikut berduka atas jatuhnya korban di stadion Kanjuruhan, Malang. Sampai pagi ini informasinya sudah 153 orang yang meninggal dunia," kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara kepada Okezone, Minggu (2/10/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini