Share

153 Orang Tewas, Polda Jatim Gelar Rapat Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 02 Oktober 2022 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 337 2679010 153-orang-tewas-polda-jatim-gelar-rapat-tragedi-stadion-kanjuruhan-malang-h47XtohcRL.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Polda Jawa Timur (Jatim) langsung menggelar rapat dalam rangka membahas kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, tadi malam.

 (Baca juga: Breaking News! Korban Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Bertambah Jadi 153 Orang)

Pasalnya, kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Arema versus Persebaya tersebut dikabarkan mengakibatkan 153 orang meninggal dunia.

Salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut yakni soal penanganan dan pengamanan saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Kemudian juga, soal penggunaan gas air mata di dalam stadion. Polda Jatim berjanji akan menginformasikan hasil rapat pagi ini.

"Yaa nanti di infokan. Sekarang kita masih rapat," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto saat dikonfirmasi Okezone Minggu (2/10/2022).

Sebelumnya, Polda Jatim menyebut ada 127 orang yang meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, tadi malam. Kerusuhan terjadi usai pertandingan antara Arema versus Persebaya berakhir dengan skor 2-3. Pertandingan dimenangkan Persebaya Surabaya.

Sementara, berdasarkan data yang didapat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), korban tewas bertambah menjadi 153 orang.

Sebanyak 125 Aremania dikabarkan menjadi korban tewas dalam insiden tersebut. Sementara itu, terdapat dua Anggota Kepolisian yang juga dikabarkan tewas. Mayoritas para korban meninggal dunia karena sesak nafas dan terinjak-injak usai pihak kepolisian melempar gas air mata untuk melerai kerusuhan.

"Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua diantaranya anggota Polri, dan 125 yang meninggal, di stadion ada 34," beber Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta di Mapolres Malang.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Korban tewas akibat kerusuhan tersebut dikabarkan kembali bertambah. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengantongi informasi bahwa korban tewas bertambah menjadi 153 orang, pagi ini. Komnas HAM berencana menerjunkan tim investigasi terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut.

"Saya sebagai salah satu penggila bola ikut berduka atas jatuhnya korban di stadion Kanjuruhan, Malang. Sampai pagi ini informasinya sudah 153 orang yang meninggal dunia," kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, Minggu (2/10/2022).

Sementara itu, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memutuskan untuk menghentikan kompetisi BRI liga 1 2022/2023 selama sepekan. PT LIB menyampaikan duka cita mendalam terhadap para korban akibat peristiwa tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini