Share

Sosok Almarhum KH Muhammad Dian Nafi, Mantan Kuli Bangunan yang Sukses Dirikan Pesantren

Irfan Maulana, MNC Portal · Minggu 02 Oktober 2022 03:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 337 2678943 sosok-almarhum-kh-muhammad-dian-nafi-mantan-kuli-bangunan-yang-sukses-dirikan-pesantren-WShvpGLAKH.JPG

JAKARTA - Nahdlatul Ulama kini tengah berduka. Sebab, Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhammad Dian Nafi tutup usia pada, Sabtu, (1/10/2022).

Lantas bagaimana profil KH. Muhammad Dian Nafi ?

Berdasarkan website layanan dokumentasi ulama dan keislaman, KH. Muhammad Dian Nafi lahir pada 4 April 1964 di Sragen, Jawa Tengah.

Dia adalah anak ketiga dari delapan bersaudara. KH. Muhammad Dian Nafi merupakan anak dari KH. Ahmad Djisam Abdul Manan, perintis pondok pesantren An-Najah, Gondang, Jawa Tengah.

Sejak kecil, pria yang wafat di usia ke 58 tahun ini memang pengembara ilmu.

Beliau menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 94 Premulung Laweyan, melanjutkan pendidikan menengahnya di lingkungan Pesantren Al-Muayyad (MTs-MA).

Dikenal sebagai sosok yang rajin dan ulet, Dian Nafi’ pun menggeluti beragam aktivitas keorganisasian di lingkungan pesantren dan Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) cabang kota Solo.

Bahkan untuk memperkaya pengalaman dan menempa jiwanya, ia juga pernah bekerja sebagai kuli bangunan, yang dilakoninya di sela-sela waktu belajar formalnya.

Tamat Madrasah Aliyah, Dian Nafi’ masuk Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS, sambil berlatih mengajar di pesantren almamaternya.

Di sela-sela aktivitas belajar dan mengajarnya, masih dalam status mahasiswa S-1, Dian Nafi’ dipercaya menjadi Sekretaris PCNU Surakarta dan selanjutnya menjadi Ketua Tanfidziyah cabang yang sama. Hingga akhirnya menjadi ketua RMI PBNU periode 2022-2027.

Beliau melepas lajangnya dengan menikahi Ibu Hj.Murtafiah Mubarokah, S.Pdi, dari pernikahan beliau dikaruniai beberapa anak

Selain aktif di NU, dia juga mendirikan dan mengasuh pesantren. Dia, diminta KH. Abdul Rozal Sholawi untuk membuka dan mengasuh pesantren cabang Al-Muayyad Windan, Makamhaji, Sukoharjo, yang merupakan pengembangan dari Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan, Surakarta.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(kha)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini