Share

Pemilu 2024, Kapolri Ingatkan Pentingnya Politik dan Ideologi Pancasila

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 01 Oktober 2022 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678872 pemilu-2024-kapolri-ingatkan-pentingnya-politik-dan-ideologi-pancasila-E4kii8olNf.jfif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Ist)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak untuk tetap berpegang pada politik dan ideologi Pancasila guna menghindari polarisasi yang bisa memecah belah bangsa di Pemilu 2024 mendatang.

"Saya hanya ingatkan yang namanya persatuan dan kesatuan kita adalah sila ketiga dari Pancasila sehingga ketika kita bicara politik bangsa, maka politik yang harus kita sampaikan pada masyarakat adalah politik dan ideologi Pancasila," ujarnya dalam peresmian kantor sekretariat Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2022).

Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan di acara tersebut, yang mana saat itu juga dihadiri oleh berbagai tokoh terkemuka, seperti Menpora RI, Zainudin Amali, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Kapolri berpesan, dengan penyampaian politik dan ideologi Pancasila, perpecahan masyarakat Indonesia pun bisa dihindari.

"Dengan demikian kita bisa mengindari perpecahan, kita bisa menghindari terjadinya polarisasi karena kedepan yang kita butuhkan adalah persatuan dan kesatuan. Jadi, pada kesempatan ini saya tentunya mengingatkan di tahun 2024 ini para pemimpin calon pemimpin nasional dari masing-masing partai ada yang calon presiden," tuturnya.

Sigit menerangkan, persatuan dan kesatuan dinilai penting pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Pasalnya, pada perhelatan tahun 2019 silam, tak sedikit orang yang terlarut dengan kondisi pemenangan terhadap calonnya masing-masing dan menggunakan cara-cara yang tak baik.

"Tahun 2019 kita sudah merasakan bagaiamana waktu itu kita asik terlarut dengan kondisi pemenangan terhadap calon masing-masing sehingga kemudian kita menggunakan cara-cara yang kita rasakan sampai saat ini menjadi salah satu sumber perpecahan, memanfaatkan menggunakan politik-politik Identitas," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(kha)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini