Share

Sambo dan Putri Ditahan Pembunuhan Berencana Brigadir J, Anaknya Dijaga Pengasuh dan Nenek

Irfan Maulana, MNC Portal · Sabtu 01 Oktober 2022 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678833 sambo-dan-putri-ditahan-pembunuhan-berencana-brigadir-j-anaknya-dijaga-pengasuh-dan-nenek-gXcJjG3XYb.jpeg Pasangan tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J/ Foto: MPI

JAKARTA - Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) resmi ditahan Polri setelah hanya diminta untuk wajib lapor sejak 19 Agustus 2022 karena kemanusiaan.

Istri Ferdy Sambo resmi ditahan pasca diperiksa dan dicek kesehatannya di Mabes Polri, Jumat, (30/9/2022). Putri Candrawathi pun harus meninggalkan empat orang anaknya untuk menjalani proses hukum itu.

 BACA JUGA:Pendeta Gilbert Lumoindong Minta Maaf soal Video Pernyataannya Tentang Brigadir J

Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan, anak kliennya itu akan dijaga oleh pengasuh dan neneknya.

"Anak yang paling kecil akan dijaga selain oleh pengasuh akan dijaga oleh neneknya yang sekarang berumur sekitar 80 tahun karena ini memang situasi yang tidak mudah ya bagi baik anak yang masih kecil maupun anak-anak yang masih sekolah saat ini. Mangkanya tadi yang diingat ibu yang jadi pesan tadi fokus anak-anak beliau," jelasnya di Mabes Polri, Jumat (30/9/2022).

Diketahui, hasil pernikahan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menghasilkan empat orang anak. Tiga laki-laki dan satu perempuan. Dari jumlah itu 1 hanya yang di bawah umur yakni 5 tahun.

Saat ini, berkas perkara Putri juga sudah dinyatakan P21 atau lengkap dan pada 3 Oktober 2022 akan dilakukan pelimpahan tahap II.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Diketahui, Ferdy Sambo menjadi tersangka pembunuhan anak buahnya Brigadir Josua Hutabarat (Brigadir J). Selain Ferdy Sambo polisi juga telah menetapkan lima tersangka lainnya. Diantaranya, Bharada E, Bripka RR, Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi dan asisten rumah tangga Kuat Maruf.

Mereka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sedangkan Putri Candrawathi masih menunggu pemeriksaan selanjutnya.

Polisi juga telah menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini. Diantaranya Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini