Share

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila

Rifqa Nisyardhana, Okezone · Sabtu 01 Oktober 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678726 perbedaan-hari-lahir-pancasila-dan-kesaktian-pancasila-JioeufOava.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

JAKARTA - Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila baru saja diselenggarakan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Sabtu pagi (1/10/2022).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Ketua DPR RI, Puan Maharani juga ikut membacakan dan menandatangani naskah Ikrar.

 BACA JUGA: TGB Zainul Majdi Sebut Ketum Perindo Berikan Contoh yang Nyata Bergerak Terukur

Selain itu, upacara ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para menteri Kabinet Indonesia Maju, dan para pimpinan lembaga negara lainnya.

Lantas, apa perbedaan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dengan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan setiap tanggal 1 Juni?

Hari Lahir Pancasila

Peringatan ini jatuh tanggal 1 Juni yang didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016.

 BACA JUGA: TGB Zainul Majdi Sebut Ketum Perindo Berikan Contoh yang Nyata Bergerak Terukur

Tanggal ini merujuk pada peristiwa bersejarah mengenai sidang upaya merumuskan dasar negara Republik Indonesia oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI).

Sidang tersebut dilaksanakan di Gedung Chuo Sangi In yang sekarang dikenal sebagai Gedung Pancasila. Pada sidang pertamanya tanggal 29 Mei 1945, anggota BPUPKI membahas mengenai dasar-dasar Indonesia merdeka.

Kemudian pada sidang keduanya tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidatonya yang berjudul “Lahirnya Pancasila”. Dia memberikan gagasan mengenai dasar negara yang dinamai “Pancasila”.

Pancasila berasal dari kata panca yang artinya lima dan sila yang artinya prinsip atau asas. Presiden pertama Indonesia itu menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia.

Sila pertama “Kebangsaan”, sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi momen untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pendiri bangsa untuk merumuskan dasar negara Indonesia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hari Kesaktian Pancasila

Peringatan ini jatuh tanggal 1 Oktober sebagai hari kokohnya Pancasila sebagai ideologi negara yang bisa menangkal ideologi lainnya, seperti komunisme atau liberalisme.

Jika Hari Lahir Pancasila merujuk kepada peristiwa perumusan dasar negara, maka peringatan Hari Kesaktian Pancasila merujuk pada peristiwa bersejarah lainnya, yaitu Gerakan 30 September (G30S).

Untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, pemerintah menghimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera satu tiang penuh setelah sehari sebelumnya mengibarkan bendera setengah tiang.

Peringatan ini ditetapkan oleh Presiden RI kedua, Soeharto tahun 1967 yang bertujuan untuk mengenang gugurnya para pahlawan revolusi saat aksi G30S.

Demikian, perbedaan kedua peringatan tahunan di Indonesia yang terkait dengan Pancasila. Sebagai sebuah dasar dan ideologi negara, Pancasila sangat penting diingat oleh masyarakat Indonesia untuk dijadikan pedoman hidup dalam berperilaku sehari-hari.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini