Share

Gempa di Tapanuli Utara Sebabkan Bangunan dan Jalan Rusak hingga Kios Terbakar

Nanda Aria, Okezone · Sabtu 01 Oktober 2022 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678700 gempa-di-tapanuli-utara-sebabkan-bangunan-dan-jalan-rusak-hingga-kios-terbakar-2RFh1ABHDX.jpg Dampak gempa di Tapanuli Utara/Foto: Wahyudi Aulia


Β 

TAPANULI UTARA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara Bonggas Pasaribu mengatakan, selain mengakibatkan satu orang meninggal dan beberapa orang terluka, gempa dengan magnitudo 5,8 yang terjadi pada Sabtu dini hari juga menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum.

Bonggas mengatakan bahwa, gempa bumi memicu terjadinya kebakaran kios, menyebabkan tanah longsor dan badan jalan rusak, serta mengakibatkan kerusakan rumah warga dan tempat ibadah.

Β BACA JUGA:Bocah 6 Tahun, Korban Penganiayaan oleh Ibu Angkat, Akhirnya Dipertemukan dengan Ibu Kandungnya

Tempat ibadah yang rusak akibat gempa antara lain Gedung HKBP Tarutung Kota di Kota Tarutung. Selain itu, tidak sedikit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.

​​​​​​"Sepanjang 50 hingga 60 meter badan jalan menuju kawasan wisata Salib Kasih juga tertutup material tanah longsor setinggi tiga meter," kata Bonggas dikutip dari Antara, Sabtu (1/10/2022).

Β BACA JUGA:Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang

Ia menambahkan, pemerintah kabupaten mengerahkan alat berat untuk membersihkan longsoran tanah di kawasan wisata Salib Kasih.

Menurut dia, gempa juga menyebabkan kerusakan seratusan meter bagian jalan di Desa Simorangkir, Kecamatan Siatasbarita, serta seratusan meter bagian jalan di Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung.

"Saat ini kita masih terus mendata kerusakan yang timbul akibat gempa bumi," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa yang terjadi di Tapanuli Utara pusatnya berada di darat pada kedalaman 10 km di koordinat 2,11 derajat Lintang Utara dan 98,83 derajat Bujur Timur.

Menurut Pelaksana Tugas ​​​​​​​Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, gempa bumi tersebut termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar besar Sumatra segmen Renun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini