Share

UU Pemilu Digugat Relawan, Prabowo: Saya Selalu Koordinasi dengan Pak Jokowi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Sabtu 01 Oktober 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678647 uu-pemilu-digugat-relawan-prabowo-saya-selalu-koordinasi-dengan-pak-jokowi-9ZHXePieuH.jpg Prabowo Subianto dan Jokowi (Foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Relawan yang menamakan diri sebagai Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi 2024-2029 mengajukan judicial review Undang-Undang Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut bahwa dirinya selalu berkoordinasi dengan Jokowi.

Untuk diketahui, pengujian tersebut dilakukan agar Jokowi dapat mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

"Saya mengikuti perkembangan tentunya. Anda tahu, saya ini selalu berkoordinasi dengan Pak Jokowi sebagai katakanlah pemimpin kita sadar bahwa dengan kesatuan dan kekompakan agar Indonesia kuat dan berhasil itu terbukti," ujar Prabowo di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/3/2022).

Prabowo pun meyakini bahwa hubungannya dengan Jokowi sangat baik, tidak terpengaruh ada atau tidaknya gugatan tersebut. "Saya, Anda tahu kan, chemistry saya sama Pak Jokowi," kata Prabowo.

Prabowo bilang, dirinya hanya fokus dan membicarakan yang terbaik untuk bangsa Indonesia. "Jadi kita akan bicarakan terus yang terbaik untuk bangsa yang terbaik untuk negara kita akan pikirkan," ungkapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Untuk diketahui, Sekber Jokowi-Prabowo 2024-2029 meminta MK memberi kepastian mengenai boleh atau tidaknya seorang presiden yang sudah menjabat dua periode maju sebagai calon wakil presiden.

Hal ini tertuang dalam surat permohonan judicial review Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang diajukan oleh Sekber Jokowi-Prabowo 2024-2029.

"Pemohon membutuhkan kepastian apakah Presiden yang telah mejabat dua periode dapat maju lagi tetapi sebagi wakil presiden," tulis berkas permohonan yang diunggah laman resmi MK RI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini