Share

3 Tokoh yang Hentikan Film G30S PKI, Juwono Sudarsono Salah Satunya

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 01 Oktober 2022 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678617 3-tokoh-yang-hnetikan-film-g30spki-juwono-sudarsono-salah-satunya-biKOSLMT31.jpg Ilustrasi (Foto : Tangkapan layar)

KETIKA Orde Baru masih berkuasa, film berjudul Pengkhianatan G30S PKI adalah film yang wajib ditayangkan setiap 30 September. Namun hal tersebut berubah setelah reformasi.

Film tersebut tidak ditayangkan dengan sejumlah alasan. Terdapat tokoh yang berperan dalam penghentian film Pengkhianatan G30S PKI.

Berikut daftarnya. :

1. Muhammad Yunus Yosfiah

Letnan Jenderal TNI Muhammad Yunus Yosfiah merupakan salah satu sosok di balik penghentian film Pengkhianatan G30S PKI. Diketahui, Muhammad Yunus adalah Menteri Penerangan di era pemerintahan BJ Habibie. Ia tercatat sebagai orang pertama yang membuat aturan film Pengkhianatan G30S PKI tidak lagi wajib ditayangkan.

Menurut Muhammad Yunus, pemutaran film bernuansa pengkultusan tokoh seperti Pengkhianatan G30S PKI tidak sesuai dengan dinamika reformasi. Pria kelahiran 7 Agustus 1944 ini merupakan lulusan Akademi Militer Nasional pada 1965. Pada 1997, Yunus pernah menjadi Ketua Fraksi ABRI di MPR. Pada 1999, ia pensiun dari TNI.

2. Juwono Sudarsono

Juwono Sudarsono juga tokoh yang berperan dalam penghentian film G30S PKI. Juwono yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan di era pemerintah BJ Habibie meminta para ahli sejarah guna meninjau kembali kurikulum sejarah tingkat SMP-SMA, khususnya yang memuat peristiwa penting.

Pria kelahiran 5 Maret 1942 ini meraih gelar doktornya di London School of Economics, Inggris. Selain menjadi Menteri Pendidikan, Juwono pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era pemerintah Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Saleh Basarah

Marsekal Udara Saleh Basarah pernah menelepon Juwono Sudarsono, Menteri Pendidikan pada 1998. Diketahui, Marsekal Udara Saleh Basarah adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) pada 1973-1977. Saleh Basarah keberatan dengan film yang mengulang keterlibatan AURI pada G30S PKI.

Saleh Basarah mengawali kariernya sebagai militer usai dilantik menjadi Letnan Dua pada 1 September 1951. Ia menyelesaikan Sekolah Penerbang/Navigator di Taloa, Amerika Serikat. Berbagai jabatan pernah diembannya, seperti Navigator Skadron Udara 2 hingga Perwira Tinggi Hankam. Tanda kehormatan yang dimilikinya mencapai 24 penghargaan. Saleh pensiun dari TNI sejak 1984. (Tika Vidya Utami-Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini