Share

Jaksa Juga Tuntut Hak Politik Bupati Langkat Dicabut 5 Tahun

Irfan Maulana, MNC Portal · Sabtu 01 Oktober 2022 07:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678599 jaksa-juga-tuntut-hak-politik-bupati-langkat-dicabut-5-tahun-WD9R5tIbeS.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK juga menuntut hak politik Mantan Bupati Langkat, Terbit Rencana Parangin-Angin dicabut selama lima tahun.

Tuntutan tersebut masih terkait perkara pemberian paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat tahun 2021, di mana jaksa menuntut hukuman pidana selama 9 tahun penjara dan denda Rp300 juta.

"Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa Terbit Rencana Perangin Angin berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun setelah terdakwa telah selesai menjalani pidana pokok," kata jaksa Zainal Abidin saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Dalam dakwaannya, Terbit dianggap bersalah karena telah menerima suap berupa uang sebesar Rp 572 juta dalam pemberian paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat tahun 2021.

"Menuntut, menyatakan terdakwa Terbit Rencana Perangin Angin dan terdakwa Iskandar Perangin Angin telah terbukti secara salah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi Pasal 12 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama," tegasnya.

Tak hanya itu, Jaksa juga menuntut Kakak Kandung Terbit yakni, Iskandar Parangin-Angin dengan pidana selama 7,5 tahun dan denda Rp 300 juta.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Iskandar Perangin Angin dengan pidana penjara selama 7 tahun dan 6 bulan dan denda sejumlah Rp 300 juta subsider pidana kurungan pengganti selama 5 bulan kurungan," tuturnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini