Share

Gempa Tapanuli Utara, Guncangan Dirasakan di Sejumlah Daerah

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Sabtu 01 Oktober 2022 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 337 2678588 gempa-tapanuli-utara-guncangan-dirasakan-di-sejumlah-daerah-Rsc0Q9ohMx.jpg Gempa guncang Tapanuli Utara. (MNC Portal/Fernando)

JAKARTA - Gempa magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada Sabtu (1/10/2022) dini hari. Gempa tersebut diikuti gempa susulan yang mengguncang Tapanuli Utara beberapa waktu kemudian.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan guncangan gempa dirasakan sejumlah daerah. Daerah tersebut di antaranya Tarutung, Sipahutar, Singkil, hingga Gunung Sitoli.

"Gempa tersebut berdampak dan dirasakan di daerah Tarutung dengan skala intensitas VI MMI (getaran dirasakan oleh semua penduduk dan kebanyakan semua terkejut dan lari keluar), daerah Sipahutar dengan skala intensitas V MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun)," kata Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, melansir Antara, Sabtu (1/10/2022).

Guncangan juga dirasakan, kata dia, di Singkil dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

"Daerah Tapaktuan dan Gunung Sitoli dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu)," tuturnya.

"Berdasarkan informasi sementara, gempa bumi ini menimbulkan kerusakan pada beberapa rumah warga di Tapanuli. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tuturnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Masyarakat juga diminta untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggalnya cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini