Share

Tersangka Obstruction of Justice Kasus Brigadir J Tetap Disidang Etik Pascadiserahkan ke JPU

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 29 September 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677469 tersangka-obstruction-of-justice-kasus-brigadir-j-tetap-disidang-etik-pascadiserahkan-ke-jpu-O31efYFGRI.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa tersangka kasus obstruction of Justice atau menghalangi penyidikan kasus Brigadir J tetap bisa disidang etik walaupun akan dilimpahkan tahap II ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Bila para anggota Polri yang sudah tahap II maka sidang etik tetap bisa dilakukan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Diketahui dari tujuh tersangka, baru empat yang sudah menjalani sidang etik dan mendapatkan sanksi PTDH. Sedangka tiga personel polisi lainnya belum, salah satunya adalah Brigjen Hendra Kurniawan.

Ramadhan menambahkan, sidang kode etik bisa dilaksanakan secara paralel dengan proses pidana, selama terjalin koordinasi dan komunikasi dengan pihak JPU.

Baca juga: Tersangka Obstruction of Justice Kasus Brigadir J Akan Diserahkan ke Jaksa pada 3 Oktober

"Teknisnya tentunya Propam akan koordinasi dengan JPU, karena sudah ranah JPU, tentu akan kita koordinasikan untuk melakukan sidang kode etik," ujar Ramadhan.

Baca juga: Berkas Kasus Brigadir J P21, Mahfud Apresiasi Polri dan Kejagung

Menurut Ramadhan, polisi yang dijadikan tersangka Obstruction of Justice belum menjalani sidang etik bukan karena adanya upaya mengulur waktu dari pihak Polri.

"Kita tidak mengulur, artinya pelaksanaan penyerahan tahap II bukan berarti mereka tidak bisa dilakukan sidang kode etik," ucap Ramadhan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Diketahui dalam kasus Obstruction of Justice, Polri telah menetapkan tujuh orang tersangka pidana. Yakni, FS atau Ferdy Sambo selaku mantan Kadiv Propam Polri, HK atau Brigjen Hendra Kurniawan selaku eks Karopaminal Divisi Propam Polri, ANP atau Kombes Agus Nurpatria selaku eks Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri, AR atau AKBP Arif Rahman Arifin selaku eks Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri.

Lalu, BW atau Kompol Baiquni Wibowo selaku eks PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, CP atau Kompol Chuck Putranto selaku eks PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri dan AKP Irfan Widyanto eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Dalam hal ini, Polri telah menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap empat tersangka, yaitu, Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kombes Agus Nurpatria.

Terbaru, komisi etik telah resmi menolak banding PTDH yang diajukan oleh Ferdy Sambo. Dengan kata lain, adanya penolakan banding tersebut, menjadikan Ferdy Sambo resmi dipecat atau bukan lagi sebagai anggota Polri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini