Share

Polri: Untuk Konsorsium 303 Sementara Hasilnya Tidak Ada

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 29 September 2022 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677442 polri-untuk-konsorsium-303-sementara-hasilnya-tidak-ada-REbiHm4YoB.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum menemukan hasil temuan terkait dengan munculnya dokumen kekaisaran Sambo dan konsorsium 303 yang membekingi berbagai bisnis ilegal, salah satunya judi online.

"Untuk konsorsium sudah ditanyakan ke Bareskrim, sementara hasilnya tidak ada," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Diketahui, baru-baru ini beredar dokumen kekaisaran Sambo dan konsorsium 303 yang membekingi berbagai bisnis ilegal, salah satunya judi online.

Di sisi lain, Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa Irjen Ferdy Sambo memiliki kerajaan yang berkuasa di internal Mabes Polri. Oleh karena itu, penyidikan kasus Brigadir J awalnya berjalan terhambat.

Baca juga: 5 Fakta Rekening Judi 303 Dibekukan, Jumlahnya Nyaris Rp1 Triliun

"Ada kelompok Sambo sendiri ini yang seperti menjadi kerajaan Polri sendiri di dalamnya. Seperti sub-Mabes yang sangat berkuasa," kata Mahfud dalam sebuah channel YouTube yang dikutip Kamis, 18 Agustus 2022.

Baca juga: Kasus Judi 303, Ratusan Rekening Senilai Hampir Rp1 Triliun Dibekukan

Menyusul isu itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku telah memerintahkan jajaran Divisi Propam Polri untuk menyelidiki dugaan konsorsium tersebut. Dia tidak main-main dengan tindak pidana perjudian.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Terkait beberapa pertanyaan khususnya terkait masalah chat-chat yang memunculkan apakah betul Kaisar Sambo dan gengnya terkait masalah konsorsium demikian juga chat yang lain, saat ini kami sedang melakukan pendalaman, jadi propam yang saya minta lakukan pendalaman," kata Sigit dalam dapat dengan Komisi III DPR di Komplek Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Agustus 2022.

Namun, proses penyelidikan itu tak dibeberkan ke awak media. Tetiba, Polri menyatakan konsorsium tersebut tidak ada.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini