Share

Cara KPU Cegah Polarisasi di Pemilu 2024, dari Gunakan Medsos hingga Persingkat Masa Kampanye

Irfan Maulana, MNC Portal · Kamis 29 September 2022 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677395 cara-kpu-cegah-polarisasi-di-pemilu-2024-dari-gunakan-medsos-hingga-persingkat-masa-kampanye-hUkl9qbVxW.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bakal memanfaatkan media sosial (Medsos) dalam hal menangani masalah Polarisasi dalam Pemilu 2024 mendatang. Hal ini dikarenakan masa kampanye yang singkat yakni 75 hari.

Ketua Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik mengatakan masyarakat Indonesia saat ini telah terbiasa berkomunikasi melalui melalui internet dalam kesehariannya.

"Kami akan mendorong pada pemilu untuk memaksimalkan penggunaan internet dalam kampanye, tentunya penggunaan internet yahg sehat untuk kepentingan kampanye," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Kamis, (29/9/2022).

Dia menjelaskan salah satu pertimbangan KPU RI menetapkan masa kampanye tersebut berdasarkan hasil kesepakatan dengan DPR RI pada 7 Juni 2022 lalu. Dikarenakan, potensi polarisasi pemilih pada masa kampanye akibat politik pasca kebenaran.

"Jadi ada yang disampaikan oleh pimpinan Bawaslu (soal polarisasi) sudah kami antisipasi dengan mendesain masa kampanye yang jauh lebih singkat dibandingkan dengan masa kampanye 2019 di 2019 masa kampanye 203 hari dan ini di 2024 masa kampanye 75 hari," katanya.

Masa kampanye kata Idham akan dimulai pada 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. Dirinya pun yakni, dengan waktu yang singkat tersebut KPU RI yakin bisa menangani masalah Polarisasi.

"Dan kami KPU akan merancang peraturan kampanye yang dimana nanti untuk memastikan masa kampanye itu tidak dikemudikan oleh politik pasca kebenaran sebagai tudna lanjut sebagai ketentuan dalam pasal 280 ayat 1 UU 7 2017 tentang larangan kampanye," jelasnya.

Dia menuturkan Pemilu serantak 2024 harus lebih beradab, edukatif dan informatif. Sebab, kampanye adalah masa yang paling menentukan pemilih dalam perjalanan bangsa dan negara.

(kha)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini