Share

Jelang Sidang Ferdy Sambo Cs, KY Siapkan Mitigasi Pantau Kemandirian Hakim

Irfan Maulana, MNC Portal · Kamis 29 September 2022 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677373 jelang-sidang-ferdy-sambo-cs-ky-siapkan-mitigasi-pantau-kemandirian-hakim-a1z000B0ib.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) bakal memantau jalannya sidang kasus Ferdy Sambo cs. Kehadiran KY adalah untuk menjaga kemandirian hakim.

Juru Bicara (Jubir) KY, Miko Ginting mengatakan muara dari kewenangan pemantauan ini ada dua. Pertama, untuk menjaga agar hakim tidak melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.

"Kedua, untuk menjaga agar hakim tidak direndahkan kehormatannya, misalnya melalui intimidasi atau iming-iming," ujar Miko dalam keteranganya yang diberikan kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (29/9/2022).

 BACA JUGA:Febri Diansyah Klaim Banyak Tolak Tersangka Korupsi, Namun Kasus Ferdy Sambo Disikat

Dia mengatakan, KY bakal membuka komunikasi dengan pimpinan Mahkamah Agung (MA). Sebab, MA pasti juga sedang merumuskan mitigasi risiko terhadap situasi ini.

"Apalagi ini bukan kali pertama MA mengelola persidangan yang sifatnya high profile," jelasnya.

 BACA JUGA:Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bakal Blak-blakkan di Persidangan

Menurut dia, keseimbangan antara keamanan, keselamatan hakim, para pihak, akses, partisipasi publik dan integritas pembuktian, perlu diusahakan bersama.

"KY senantiasa mendukung para hakim untuk menjaga dan menegakkan kemandiriannya," pungkasnya.

 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Diketahui, saat ini berkas perkara Ferdy Sambo sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atau siap untuk disidangkan.

Diketahui, Ferdy Sambo menjadi tersangka pembunuhan anak buahnya Brigadir Josua Hutabarat (Brigadir J). Selain Ferdy Sambo polisi juga telah menetapkan lima tersangka lainnya. Diantaranya, Bharada E, Bripka RR, Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi dan asisten rumah tangga Kuat Maruf.

Mereka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sedangkan Putri Candrawathi masih menunggu pemeriksaan selanjutnya.

Polisi juga telah menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini. Diantaranya Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini