Share

Febri Diansyah Klaim Banyak Tolak Tersangka Korupsi, Namun Kasus Ferdy Sambo Disikat

Irfan Maulana, MNC Portal · Kamis 29 September 2022 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677332 febri-diansyah-klaim-banyak-tolak-tersangka-korupsi-namun-kasus-ferdy-sambo-disikat-7ctpOLgt4n.jpg Febri Diansyah/Antara

JAKARTA- Bergabungnya mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah ke dalam tim kuasa hukum Ferdy Sambo, mengejutkan banyak pihak.

Kendati demikian, Febri akan profesional sebagai advokat dari aspek logis. Dia mengatakan pengalaman dalam menangani berbagai perkara mempengaruhi dia menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo cs.

(Baca juga: Dibela Febri Diansyah, Putri Candrawathi Diharapkan Ungkap Kasus Pembunuhan Brigadir J)

"Mempengaruhi dalam hal objektivitas, bagaimana kami menjaga integritas dalam proses Peradilan itu adalah bagian yang krusial dalam pasti akan kami jaga," katanya saat jumpa pers terkait pelimpahan perkara proses hukum yang objektif dan berkeadilan.

Sejak tidak dari di KPK pada akhir 2020, Febri memutuskan untuk menjadi advokat. Sejak saat itu, banyak tersangka koruptor yang memintanya untuk didampingi. Namun ditolak.

"Kami punya beberapa pilihan dan kesadaran profesional, sudah banyak tersangka atau terdakwa kasus korupsi yang datang dan minta didampingi tapi kami bilang, pilihan profesional kami pada saat itu sampe saat ini kami tidak bisa mendampingi misalnya gitu," klaimnya.

Namun, pada kasus Ferdy Sambo menurut Febri ada konteks hak tersangka yang dijamin. Kemudian, ada hak publik yang penting diketahui dalam kasus ini.

"Kami harap kami bisa berkontribusi untuk menyajikan proses hukum yang lebih objektif nantinya meskipun saya faham tidak mudah berbicara dalam konteks seperti ini ada pepatah misalnya sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tidak percaya memang ada kami menyadari itu," jelasnya.

Namun, bukan berarti tim kuasa hukum tidak memiliki ruang lagi untuk menyampaikan fakta yang benar, faktual dan bisa diuji.

"Tapi tidak hanya bersandar pada asumsi itu kami dalam beberapa hari awal yang kami lakukan adalah menelusuri fakta kuncinya disana, setiap ada fakta itu kunci selain penerapan norma hukum yang ada,"pungkasnya.

Diketahui, saat ini berkas perkara Ferdy Sambo sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atau siap untuk disidangkan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Diketahui, Ferdy Sambo menjadi tersangka pembunuhan anak buahnya Brigadir Josua Hutabarat (Brigadir J). Selain Ferdy Sambo polisi juga telah menetapkan lima tersangka lainnya. Diantaranya, Bharada E, Bripka RR, Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi dan asisten rumah tangga Kuat Maruf.

Mereka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sedangkan Putri Candrawathi masih menunggu pemeriksaan selanjutnya

Polisi juga telah menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini. Diantaranya Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini