Share

AHY: Dalam 4 Tahun Lukas Enembe Sudah Empat Kali Kena Stroke

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 29 September 2022 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677275 ahy-dalam-4-tahun-lukas-enembe-sudah-empat-kali-kena-stroke-SSvS99Da0A.jpg Lukas Enembe (Foto : Sindo/Istimewa)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga kader Partai Demokrat dalam emapt tahun belakangan ini, sudah empat kali stroke.

Hal tersebut disampaikan AHY saat menyampaikan pandangan dan sikap Partai Demokrat menyangkut kasus hukum yang menimpa Lukas Enembe kepada awak media di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (29/9/2022).

"Sejak KPK menetapkan status tersangka kepada Pak Lukas, kami telah melakukan berbagai upaya untuk berkomunikasi dengan beliau, guna mengumpulkan informasi, meminta klarifikasi, dan mencari solusi terbaik," ujar Agus Harimurti Yudhoyono.

AHY mengakui pihaknya agak sulit melakukan hubungan dengan Lukas Enembe karena yang bersangkutan sedang mengalami gangguan kesehatan. "Memang ada kesulitan komunikasi dengan Pak Lukas, karena kondisi beliau yang sedang sakit," ungkap Agus Harimurti Yudhoyono.

Gangguan stroke yang dialami Lukas Enembe kata AHY menyebabkan yang bersangkutan sulit untuk berkomunikasi dan melakukan mobilitas.

"Dalam empat tahun ini, Pak Lukas sudah empat kali terkena serangan stroke. Sehingga beliau ada keterbatasan dalam berjalan maupun berbicara," tambah Agus Harimurti Yudhoyono.

Meskipun demikian, AHY mengaku akhirnya telah berhasil berkomunikasi dengan Lukas Enembe pada Rabu 28 September 2022, malam.

"Alhamdulillah, meski ada kesulitan, kami akhirnya bisa melakukan komunikasi dengan beliau tadi malam," pungkas AHY.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menunjuk Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Willem Wandik menjadi Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.

AHY menjelaskan pergantian tersebut untuk menghormati proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dugaan gratifikasi yang dikaji Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua yang juga Gubernur Papua Lukas Enembe.

Agar Lukas Enembe bisa menjalani proses pembuktian terhadap dugaan kasus dan proses hukum yang harus dijalani, AHY memutuskan untuk mengganti sementara waktu posisi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini