Share

Fotonya Diedit Pakai Gambar Alat Kelamin, CEO IDM Lapor Polisi

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 29 September 2022 09:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 337 2677139 fotonya-diedit-pakai-gambar-kelamin-ceo-idm-lapor-polisi-mFIgxc9SrO.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – CEO Indonesia Digital Cooperatives (IDM Co-op), Muhammad Chairul Basyar, melaporkan pemilik akun telegram @juls0507 ke Polda Metro Jakarta Utara.

Pasalnya, pemilik akun telegram bernama @juls0507 itu diduga melakukan pencemaran nama baik dengan mengirimkan pesan berupa gambar-gambar yang tidak senonoh di sebuah grup telegram yang sebagian besar anggotanya adalah pemain kripto seperti investor maupun developer.

(Baca juga: Polri Ungkap Nikita Mirzani Dilaporkan Istri Gilang Juragan 99 Terkait UU ITE)

Penasihat hukum Muhammad Chairul Basyar Andi Syafrani menerangkan, apa yang dilakukan @juls0507 sudah melukai hak secara pribadi. Dia mengaku telah mengetahui pemilik akun @juls0507 namun sepenuhnya ke penyidik untuk mengungkap kasus tersebut.

"Tentunya tentang siapa persis pelaku ini karena didalam platform tidak secara spesifik menyebutkan nomor handphone karena hanya ada nama akun," kata Chairul, Kamis (29/9/2022).

Dalam laporannya, Andy turut menyertakan bukti-bukti untuk memperkuat laporannya. Sejumlah bukti tersebut di antaranya print out percakapan di media sosial dan menghadirkan beberapa saksi yang mengetahui secara langsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan adanya laporan tersebut. Chairul melaporkan pemilik akun dengan sangkaan terkait pencemaran nama baik melalui ITE. pelapor tersinggung atas temuan editan foto di sebuah grup Telegram.

"Pelapor selaku korban menerangkan menerima informasi dari berupa screnshoot chat Telegram yang isinya berupa foto pelapor yang diedit dan digabungkan dengan alat kelamin pria serta dijadikan emoticon pada grup Telegram 'PERKOMI'," beber Zulpan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Zulpan mengatakan, foto hasil editing disebarluaskan oleh terlapor. Sehingga, pelapor menduga terlapor dengan sengaja ingin mencemarkan nama baik.

"Terlapor telah menyebarkan foto pelapor yang telah diedit untuk mencemarkan nama baik pelapor di grup Telegram tersebut sehingga bisa dilihat dan mengundang komen negatif dari pengguna grup Telegram tersebut," kata Zulpan.

Atas perbuatannya, terlapor disangkakan melanggar Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 Tentang ITE. "Terlapor masih dalam penyelidikan," tutup Zulpan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini