Share

Panglima TNI Ubah Syarat Tinggi Badan Taruna, Pengamat: Sudah Melalui Uji Kelayakan

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 28 September 2022 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 337 2676928 panglima-tni-ubah-syarat-tinggi-badan-taruna-pengamat-sudah-melalui-uji-kelayakan-QjT14EXWkZ.jpg Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa/ MPI

JAKARTA – Pengamat Pertahanan dan Keamanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, mengatakan, Rekrutmen Taruna Akademi TNI dirancang menerapkan standar tinggi sesuai dengan kebutuhan pengawakan Alutsista.

(Baca juga: Jenderal Andika Revisi Syarat Tinggi Badan Taruna Putra Jadi 160 Cm, Putri 155 Cm)

“Kita ketahui bersama bahwa kecanggihan alutsista di masa mendatang harus diawaki oleh Perwira TNI yang handal. Oleh karenanya standar rekrutmen Taruna TNI dituntut tinggi menyesuaikan perkembangan teknologi Alutsista,” ujarnya, Rabu (28/9/2022).

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Cyber Security ini menjelaskan, standar tinggi tersebut meliputi standar kesehatan, standar psikologi, standar IQ, standar akademik, termasuk standar postur tubuh.

“Dibutuhkan keseimbangan antar standar yang digunakan agar diperoleh Taruna sebagai calon Perwira TNI yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” terangnya.

Menurutnya, standar tinggi badan dan standar berat badan, ditambah standar adiraga, standar anatomi dan standar fisiologi adalah beberapa parameter standar postur tubuh Taruna TNI.

“Keseimbangan seluruh parameter standar postur tubuh merupakan kriteria tampilan Perwira TNI yang ideal,” ujar wanita yang akrab disapa Nuning tersebut.

“Analisa saya Panglima TNI dalam tindakan mengakomodasinya ini sudah melalui langkah uji kelayakan terhadap keputusan suatu peraturan yang diterapkan Panglima TNI,”bebernya.

Pasalnya, para calon Taruna TNI belakangan banyak yang tinggi badannya tidak memenuhi syarat tetapi memiliki tingkat kecerdasan yang baik atau sangat baik.

“Kecerdasan ini sangat penting bukan saja untuk mengawaki alutsista saja tapi juga untuk pahami manajerial yang baik di dalam institusi TNI,” tutup Nuning.

Sebelumnya, saat RDP di Komisi 1 DPR Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merevisi aturan Panglima TNI Nomor 31 Tahun 2020 dengan tujuan untuk mengakomodasi kondisi umum remaja Indonesia. Jenderal TNI Andika Perkasa membuat suatu terobosan perubahan peraturan penerimaan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Perubahan itu sebetulnya lebih mengakomodasi," kata Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Pada Peraturan Panglima TNI Tahun 2020, tinggi badan untuk calon taruna putra ialah 163 sentimeter dan 157 sentimeter untuk calon taruna putri.

Dengan direvisinya Peraturan Panglima TNI terkait penerimaan calon taruna, maka tinggi badan untuk laki-laki turun menjadi 160 sentimeter dan 155 sentimeter bagi calon taruna perempuan. Selain itu, dalam aturan penerimaan calon taruna yang baru batas usia juga diperbaharui oleh Panglima TNI.

Sebelumnya setiap calon minimal harus berusia 18 tahun, namun kini calon taruna dan taruni yang berusia 17 tahun 8 bulan diperbolehkan ikut mendaftar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini