Share

Mendorong Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami untuk Mengurangi Risiko Kerusakan

Nanda Aria, Okezone · Rabu 28 September 2022 00:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 337 2676281 mendorong-mitigasi-bencana-gempa-dan-tsunami-untuk-mengurangi-risiko-kerusakan-JeCOLBvaQ1.jpg Ilustrasi/ Doc: Freepik

JAKARTA - Ahli Gempa M. Jojo Rahardjo mengungkapkan pentingnya mitigasi gempa dan tsunami di Indonesia untuk mengurangi dampak kerusakan yang muncul dari bencana tersebut. Dia menyoroti perihal mitigasi bencana gempa di Indonesia yang kurang baik.

"Apakah kita memiliki website seperti yang sudah disediakan oleh pemerintah New Zealand? Mungkin BNPB bisa menjawab pertanyaan ini, meski dari namanya BNPB adalah badan yang bekerja untuk menanggulangi bencana, bukan untuk melakukan mitigasi," katanya dikutip, Selasa (27/9/2022).

 BACA JUGA:Gembira Elektabilitas Partai Perindo Tembus 5,1 Persen, HT: Terus Meningkat Lagi Sampai Double Digit

Dia mengatakan, sejauh yang dia amati, Indonesia kurang memiliki program mitigasi bencana gempa dan tsunami yang serius. Jepang & New Zealand, sambungnya, melakukan latihan menghadapi gempa dan tsunami secara teratur, sehingga masyarakatnya sama sekali tak mengalami gagap saat terjadi gempa besar.

"Mereka tetap terlatih untuk antri, meski sedang dilanda bencana," ujarnya.

Latihan itu diselenggarakan bersama oleh para pemangku kepentingan. Tentu saja peran pemerintah pusat dan daerah sangat menentukan dalam penyelenggaraan latihan yang teratur ini yang menjadi bagian dari mitigasi bencana.

 BACA JUGA:Kapolres Jakpus Pastikan Tim Labfor akan Lakukan Olah TKP Kebakaran Cikini

Belajar dari gempa dan tsunami besar yang sudah terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, menurutnya seharusnya jumlah korban dan angka kerugian bisa dikurangi jika Indonesia memiliki program mitigasi yang serius.

"Perlu diingat, bahwa PBB sudah mengkampanyekan 'act now save later' karena setiap 1 dolar yang dikeluarkan untuk mitigasi bencana akan menghemat 7 dollar pada saat penanggulangan atau recovery," ucapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia bilang, meski videonya banyak tersedia di internet, namun kurang terlihat adanya sosialisasi soal memperkuat struktur bangunan rumah penduduk biasa yang masih belum memenuhi standar tahan gempa besar.

Padahal, jumlah korban akan tinggi karena tertimpa bangunan runtuh di rumah-rumah penduduk biasa. Sedangkan, pemerintah New Zealand telah menyediakan informasi yang memadai bagi masyarakat tentang bagaimana memperkuat struktur bangunan rumah yang sudah ada.

Menurutnya, masih banyak program persiapan lain, sebagai bagian dari mitigasi bencana, yang mesti disosialisasikan pada masyarakat, seperti titik kumpul bagi tiap anggota masyarakat wilayah tertentu setelah terjadinya gempa besar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini