Share

Tegas! Pangdam Kasuari: Jadi Prajurit TNI Jangan Cengeng, Kalian Anak Negara Penjaga NKRI

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 27 September 2022 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 337 2675902 tegas-pangdam-kasuari-jadi-prajurit-tni-jangan-cengeng-kalian-anak-negara-penjaga-nkri-VrCAu8fiQ0.jpg Pangdam Kasuari/ Foto: TNI AD

MANSEL– Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, menghadiri upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I TA 2022 Kodam XVIII/Kasuari, di Lapangan Upacara Mako Rindam XVIII/Kasuari, Momiwaren, Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, Selasa (27/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Gabriel menyebut, seluruh prajurit TNI AD selalu dicintai rakyat Indonesia. Oleh karena itu jangan mencoreng citra TNI AD.

(Baca juga: Langka! 5 Jenderal Ini Miliki Brevet Pasukan Elite Kopassus dan Denjaka)

“Kuatkan niat dan tekad untuk menjadi prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat, hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat serta merusak citra TNI AD,”ujarnya.

“Kalian adalah anak Negara untuk menjaga kedaulatan NKRI, tidak boleh menjadi prajurit cengeng, jadi prajurit harus tangguh dan tahan uji serta harus bersedia ditempatkan dimana saja kalau ditugaskan,”sambungnya.

Pangdam mengatakan, acara pelantikan prajurit baru ini, merupakan peristiwa penting dan bersejarah serta patut disyukuri bagi mantan prajurit siswa, karena telah menjadi militer dan menjadi bagian dari prajurit TNI AD.

“Kalian telah terikat dan diikat oleh disiplin Militer, hidup dan kehidupan kalian senantiasa diatur oleh berbagai norma dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI AD, seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI,”bebernya.

Oleh sebab itu, kata dia, pegang teguh norma-norma tersebut dan jadilah prajurit yang selalu berbuat terbaik, berani, jujur, ikhlas, berjiwa ksatria dan dapat diandalkan sebagai bhayangkari Negara dan Bangsa.

”Selama kurun waktu 5 bulan kalian telah digembleng serta dibekali oleh para pelatih dan pengajar dalam kawah candradimuka Rindam XVIII/Kasuari dengan berbagai materi dasar keprajuritan berupa pengetahuan dasar kemiliteran, keterampilan keprajuritan, mental kejuangan agar kalian dapat menjadi prajurit TNI AD yang tanggap, tanggon dan trengginas,”ungkapnya.

Setelah selesai mengikuti pendidikan pertama ini, selanjutnya para prajurit akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

“Syukuri apapun kecabangan yang diperoleh nantinya. Dengan berakhirnya pendidikan pertama ini, apabila kalian mendapatkan hak cuti pendidikan, saya harapkan laksanakan cuti dengan baik, hindari pelanggaran hukum dan disiplin, selanjutnya tetap jaga pola hidup sehat dan bersih serta pelihara kondisi fisik dengan berolahraga untuk menunjang pendidikan berikutnya,” tutup Pangdam.

Dihadapan para 125 siswa ini, ia juga menyampaikan secara umum pendidikan sudah berjalan dengan tertib, aman dan lancar sesuai rencana kurikulum Pendidikan, sampai dilantik dan disumpah menjadi prajurit dengan pangkat prajurit dua.

Dalam Dikmata ini TNI AD Gelombang 1 ini, predikat prajurit terbaik terbaik, peringkat pertama diraih oleh Prada Marthen Yermias (Yesner, 19 Maret 2002), peringkat kedua Prada Agus Merdeka Putra (Batu-Batu, 17 Agustus 2001) dan peringkat ketiga Prada Arlan (Katobengke, 30 Agustus 2003).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini