Share

Pengamanan G20, Polri Maksimalkan Kendaraan Listrik dan ETLE

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 27 September 2022 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 337 2675810 pengamanan-g20-polri-maksimalkan-kendaraan-listrik-dan-etle-V573xvkzbI.jpg Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi (Dok Ist)

JAKARTA - Polri menyatakan bakal memaksimalkan penggunaan kendaraan listrik dan kamera ETLE dalam pengamanan dan penjagaan di event Presidensi G20.

Kakorlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi menyebut, dalam pengamanan ini Polri akan memanfaatkan teknologi yaitu kendaraan listrik baik roda 2 maupun roda 4. Pemanfaatan ETLE secara koordinatif dan kolaboratif menggunakan kamera-kamera di Bali juga dilakukan untuk bisa memantau setiap wilayah.

"Ini satu langkah besar menangani satu lalu lintas, bisa memanfaatkan kamera-kamera ini dengan banyak hal dengan pemantauan perjalanan bisa melihat kondisi traffic terdampak dari adanya rekayasa dari kegiatan yang dilaksanankan," kata Firman, dalam pers rilis yang disiarkan Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Menurut Firman, pihaknya terus menyiapkan pengamanan dalam pergelaran presidensi G20 yang akan digelar di Bali. Operasi pengamanan ini nantinya menjadi operasi terpusat yang akan melibatkan banyak stakeholders.

"Bapak Kapolri sudah memberikan arahan. Operasi ini sifatnya adalah operasi kewilayahan sekarang ditarik menjadi demokrasi terpusat. Artinya beliau melihat satu potensi kesiapan yang jauh lebih besar yang harus kita laksanakan sehingga dapat mengangkat struktur organisasi ini menjadi operasi terpusat," ujar Firman.

Ia menuturkan, operasi ini disiapkan dari mulai kegiatan yang bersifat preventif seperti penjagaan-penjagaan, pengaturan, mencadangkan kegiatan yang bersifat kontingensi sampai penanggulangan bencana. Semuanya akan dijaga sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan, keamanan tanpa adanya ketakutan di masyarakat.

Follow Berita Okezone di Google News

Untuk jumlah personel pengamanan, lanjut Firman, sudah ada standar operasional prosedur (SOP) baik pengamanan biasa hingga tamu VVIP. Bahkan, pihaknya sudah mulai melakukan pelatihan bersama dengan Paspampres (pasukan pengamanan presiden) untuk mengetahui bagaimana cara bertindak dalam melakukan pengawalan.

"Kami sudah melakukan survei seperti pada kegiatan sebelumnya yang sudah dilakukan, berapa personel yang harus di libatkan di titik-titik tadi dan seluruhnya dioptimalkan untuk kelancaran lalu lintas bersama, agar masyarakat tidak merasa terganggu," tutur Firman.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini