Share

Sidang Etik Ipda Arsyad, Saksi Kunci Tak Bisa Hadir Sampai Selesai karena Sakit

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 26 September 2022 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 337 2675244 sidang-etik-ipda-arsyad-dilanjutkan-meski-saksi-kunci-tak-hadir-sampai-selesai-DWLjaJ4x9g.jpg Kombes Nurul Azizah. (Foto: Dok Ist)

JAKARTA - Sidang kode etik terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terduga pelanggar Ipda Arsyad Daiva Gunawan dilanjutkan, pada hari ini, Senin (26/9/2022). Sidang dilanjutkan meski saksi kunci tak bisa ikut hingga selesai.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan, saksi kunci AKBP Arif Rahman Arifin (AR) tidak dapat hadir hingga selesai lantaran sakit yang dideritanya.

"Hari ini beliau tadi sekitar jam 11 sidang tersebut bisa dilaksanakan dan saksi atas nama AKBP AR, beliau bisa hadir. Namun karena kondisi kesehatan belum stabil beliau tidak bisa menyelesaikan sampai dengan selesai. Namun demikian, sekitar 1 jam yang lalu sidang dilanjutkan kembali tanpa saksi AR," kata Nurul Azizah kepada awak media, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Sidang ini menghadirkan saksi lainnya sebanyak lima orang termasuk AKBP Ridwan Soplanit (RS) selaku mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan.

 Baca juga: Berkas Administrasi Pemecatan Ferdy Sambo Bakal Diserahkan ke Setneg untuk Penerbitan Keppres

"Jadi untuk sidang hari ini tetap berlanjut dan sampai sekarang belum selesai. Kemudian saksi-saksi yang hadir pada hari ini yaitu AKBP AR yang tidak bisa melanjutkan sampai dengan selesai, kemudian AKBP RS, Kompol AS, Kompol IR, AKP RS dan Briptu RM," ujar Nurul.

Ipda Arsyad disidang etik lantaran tidak profesional menjalankan tugasnya ketika datang pertama kali ke lokasi penembakan Brigadir J.

Diketahui dalam kasus Obstruction of Justice, Polri telah menetapkan tujuh orang tersangka pidana. Yakni, FS atau Ferdy Sambo selaku mantan Kadiv Propam Polri, HK atau Brigjen Hendra Kurniawan selaku eks Karopaminal Divisi Propam Polri, ANP atau Kombes Agus Nurpatria selaku eks Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri, AR atau AKBP Arif Rahman Arifin selaku eks Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Lalu, BW atau Kompol Baiquni Wibowo selaku eks PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, CP atau Kompol Chuck Putranto selaku eks PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri dan AKP Irfan Widyanto eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Dalam hal ini, Polri telah menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap empat tersangka, yaitu, Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kombes Agus Nurpatria.

Terbaru, komisi etik telah resmi menolak banding PTDH yang diajukan oleh Ferdy Sambo. Dengan kata lain, adanya penolakan banding tersebut, menjadikan Ferdy Sambo resmi dipecat atau bukan lagi sebagai anggota Polri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini