Share

3 Kiprah Soekarno di Dunia Internasional, Nomor Satu Dukung Kemerdekaan palestina

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 27 September 2022 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 337 2675066 3-kiprah-soekarno-di-dunia-internasional-nomor-satu-dukung-kemerdekaan-palestina-QfyahAjlPw.jpg Soekarno (Foto: Istimewa)

PROKLAMATOR Indonesia, Soekarno, terkenal memiliki berbagai peran baik di dalam maupun luar negeri. Pemikiran-pemikiran dan kiprahnya sangat berpengaruh terhadap dunia internasional. Berikut adalah 3 kiprah Soekaro di level internasional.

1. Dukung Kemerdekaan Palestina

Soekarno secara tegas dan lugas menyatakan dukungannya kepada Palestina. Pada tahun 1962, Soekarno memberikan pidato yang berisi bahwa Indonesia menentang penjajahan Israel atas Palestina, selama kemerdekaan bangsa Israel belum diserahkan kepada masyarakatnya.

Meskipun dirinya belum pernah menginjakkan kaki ke tanah Palestina, namun Bung Karno terus mendukung Palestina dengan cara menolak keikutsertaan Israel dalam Konferensi Asia Afrika (KAA). Dukungan Indonesia untuk Palestina sendiri tidak lepas dari peran masyarakat Palestina, saat Indonesia baru merdeka.

Kala itu, masyarakat Palestina turun ke jalan dan mendesak Mesir untuk segera mengakui Indonesia. Sampai akhirnya, Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan Mesir. Setelahnya, negara-negara lain ikut memberikan pengakuan, termasuk Israel. Pemerintah Israel mengirimkan telegram kepada Indonesia yang berisi pengakuan penuh terhadap kemerdekaan Indonesia. Namun, hal itu tidak ditanggapi Bung Karno.

2. Konferensi Asia-Afrika

Bung Karno juga berkontribusi kepada dunia internasional melalui Konferensi Asia-Afrika atau KAA di Bandung pada 18 hingga 24 April 1955. Konferensi ini tidak hanya diselenggarakan oleh Indonesia, namun juga oleh Pakistan, Sri Lanka, Myanmar, dan India.

Melalui konferensi tersebut, Soekarno berprinsip untuk menciptakan dunia baru tanpa adanya kolonialisme, neokolonialisme, dan imperialisme. Melalaui KAA ini pula, gerakan non-blok bergaung dan mendeklarasikan keinginan untuk tidak terlibat dalam konfrontasi ideologi Barat dan Timur.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Penggagas Penanaman Pohon di Arafah

Pohon Soekarno adalah nama pohon terkenal yang turut mengurangi suasana tandus padang Arafah. Kehadiran pohon itu tak lepas dari peran Soekarno yang sangat ingin menghijaukan padang Arafah. Ketika melakukan ibadah haji di tahun 1955, Bung Karno merasakan suasana padang Arafah yang sangat tandus.

Sebelumnya, ia juga mendapat laporan bahwa banyak jemaah haji Indonesia yang merasa kepanasan saat beribadah. Melansir Okezone, Soekarno mengusulkan ide kepada Raja Arab Saudi kala itu, Saud bin Abdulaziz al Saud, untuk menanam ribuan pohon agar suasana Arafah lebih teduh.

Bahkan, Soekarno mengirimkan bibit pohon mimba untuk ditanam dan juga mengutus ahli tanaman demi memelihara pohin tersebut. Ide Soekarno itu lantas memberikan inspirasi penanaman pohon di Arafah oleh pemerintah Arab Saudi. (Ajeng Wirachmi-Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini