Share

Pertama dalam Sejarah! Ini Kisah Haru Letda Alfred Perwira Keturunan Tionghoa Jadi Dokter Militer

Fahmi Firdaus , Okezone · Senin 26 September 2022 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 337 2675037 pertama-dalam-sejarah-ini-kisah-haru-letda-alfred-perwira-keturunan-tionghoa-jadi-dokter-militer-M5ra7U8ulm.jpg Letda Alfred/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Letnan Dua (Letda) Ckm dr Alfred Hartoyo Alphanto seorang perwira pertama keturunan etnis Tionghoa yang memilih mengabdikan hidupnya kepada bangsa dan negara sebagai dokter militer di satuan TNI.

"Saya ingin memberikan sesuatu untuk negara, salah satunya dengan cara mengabdi sebagai tentara," kata Letda Ckm dr Alfred Hartoyo Alphanto melansir channel Jenderal TNI Andika Perkasa di Jakarta, Senin (26/9/2022).

(Baca juga: Jenderal Andika dan KSAD Dudung Dipisahkan Prabowo saat Rapat di DPR, Ini Penampakannya)

Dia menegaskan, dalam instansi TNI tidak ada pembedaan semuanya diperlakukan dan diberikan kesempatan yang sama, termasuk perlakuan di dalam organisasi.

"Saya bersama teman-teman diperlukan sama dan dididik agar benar-benar menjadi seorang prajurit yang baik," kata dia.

Sebagai seorang dokter militer, Alfred akan mengikuti perintah dan siap ditempatkan tugas di mana saja, termasuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Sebagai seorang abdi negara, ia bertekad akan memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat luas sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Kalau orang tersenyum saya juga ikut senang," ujarnya.

Dia juga mengisahkan awal mula keluarganya tinggal di Indonesia. Berawal saat kakeknya merantau dari Tiongkok ke Indonesia dan diterima menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sejak saat itu, Pemerintah Indonesia memberikan kesempatan yang sama kepada siapa saja, termasuk bagi anak-anak keturunan China.

Sebagai contoh, pada awal kedatangannya ke Indonesia kakeknya hanya seorang petani namun dari perjalanan waktu anak-anak keturunan Tionghoa bisa mengenyam pendidikan hingga menjadi seorang sarjana.

"Kakek saya awalnya petani, ayah dan ibu saya sarjana dan itu menurut saya sudah menjadi bantuan besar dari negara," tutup dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini