Share

IPW Diusir Pamdal DPR, MKD: Kami Minta Maaf, Petugasnya Sudah Ditegur

Kiswondari, Sindonews · Senin 26 September 2022 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 337 2674991 ipw-diusir-pamdal-dpr-mkd-kami-minta-maaf-petugasnya-sudah-ditegur-fwYnQxB8Rp.jpg DPR RI (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, atas perlakuan tidak nyaman dari petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR RI saat hendak memenuhi panggilan MKD sebagai saksi.

"Kami atas nama MKD DPR mohon maaf kepada Pak Sugeng Teguh Santoso atas ketidaknyamanan yang terjadi hari ini," kata Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman saat dihubungi, Senin (26/9/2022).

Habib mengaku, pihaknya juga sudah menegur keras Pamdal DPR yang tadi bertugas di Gerbang depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Kami juga telah menegur keras Pamdal yang tadi bertugas," ujarnya.

BACA JUGA:IPW Desak Polri Tahan Putri Candrawathi: Dia Tak Kooperatif, Keterangannya Berbeda-beda 

Menurut politisi Partai Gerindra ini, pada prinsipnya adalah DPR harus memperlakukan tamu dengan hormat karena DPR adalah rumah rakyat.

"Prinsipnya kita haris memperlakukan tamu dengan hormat, DPR adalah rumah rakyat," tegas Anggota Komisi III DPR ini.

BACA JUGA:Ketua IPW Klarifikasi Soal Adanya Aliran Dana Sambo ke DPR 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sebelumnya, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso membatalkan kehadirannya dalam sidang MKD DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin 26 September pukul 11.00 WIB.

Hal itu lantaran Ketua IPW merasa mendapatkan perlakuan tidak hormat dari petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR di Gerbang Depan Kompleks Parlemen, dengan alasan pintu tersebut dikhususkan untuk anggota dewan.

"IPW membatalkan kehadiran ke MKD DPR RI karena adanya diskriminasi perlakuan dan sikap tidak hormat pimpinan DPR pada warga negara yang akan memasuki gedung DPR melalui pintu depan. Pasalnya, pintu masuk depan hanya diperuntukkan kepada anggota dewan saja," kata Sugeng dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Sugeng menjelaskan, sebelumnya ia mendapat undangan dari MKD DPR untuk hadir hari Senin 26 September 2022 guna memberikan keterangan terkait pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran kode etik terhadap anggota dewan.

Bahkan, kata dia, komunikasi dengan staf MKD DPR sudah berjalan sejak tanggal 23 September 2022 kemarin. Dalam komunikasi tersebut, IPW menegaskan akan hadir pada 26 September 2022 pukul 10.40 WIB.

Kesediaan IPW ini sebagai wujud penghormatan terhadap tugas MKD. Dan, komunikasi berlanjut saat dirinya menuju ke Gedung DPR, namun ia diminta melewati gerbang belakang meski sudah menunjukkan surat undangan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini