Share

Boyamin Berencana Serahkan Bukti Judi Lukas Enembe ke KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 26 September 2022 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 337 2674883 boyamin-berencana-serahkan-bukti-judi-lukas-enembe-ke-kpk-KBjGboKwOH.jpg Lukas Enembe terekam bermain judi/Foto: Tangkapan layar CCTV

JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman berencana menyerahkan dokumen serta bukti-bukti dugaan Gubernur Papua, Lukas Enembe saat bermain judi di kasino luar negeri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam waktu dekat ini.

"Rencana besok setelah agak komplet. Agak komplet baru kemarin," kata Boyamin saat dikonfirmasi soal rencana melaporkan bukti Lukas Enembe bermain judi di luar negeri ke KPK, Senin (26/9/2022).

 BACA JUGA:Anies Sidak Proyek Saringan Sampah Kali Ciliwung di Jagakarsa Jaksel

Boyamin bakal menyerahkan foto, dokumen, hingga video dugaan Lukas Enembe bermain judi di kasino luar negeri ke KPK seperti yang telah beredar di media. Selain itu, Boyamin juga akan memberikan data nama-nama yang kerap menemani Lukas Enembe bermain judi di luar negeri.

"Seperti yang terpublikasi, foto, video dan keterangan trip perjalanan beserta siapa-siapa yang menemani saat perjalanan maupun saat judi," terangnya.

 BACA JUGA:Hary Tanoe Silaturahmi dengan Sahabat Lama, Said Amin

Boyamin mengaku memiliki data perjalanan Lukas Enembe ke luar negeri. Lukas kerap bolak-balik ke luar negeri yang diklaim untuk menjalani perawatan medis atau berobat. Data perjalanan Lukas ke luar negeri tercatat hingga Juli 2022.

Dari data tersebut, Lukas tercatat juga kerap melakukan perjalanan ke Malaysia dan Filipina. Berdasarkan informasi yang diterima Boyamin, Lukas bermain judi saat berada di Malaysia dan Filipina. Boyamin mengantongi dugaan Lukas main judi di Malaysia hingga Filipina.

"Tempat judi Lukas Enembe di Manila Filipina, Solaire Resort & Casino, Entertainment City. Tempat Judi di Malaysia, Casino Genting Highland. Singapura di Hotel Crockford Sentosa," ungkap Boyamin melalui pesan singkatnya, Sabtu (24/9/2022).

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Politikus Partai Demokrat tersebut diduga terjerat sejumlah dugaan kasus korupsi.

Di antaranya, terkait penerimaan suap dan gratifikasi proyek di daerah Papua. Sayangnya, KPK belum membeberkan secara detail konstruksi perkara yang menjerat Lukas Enembe.

Lukas telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas permintaan KPK. Ia dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung mulai 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023.

 BACA JUGA:Hary Tanoe Silaturahmi dengan Sahabat Lama, Said Amin

Tak hanya itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga sudah memblokir rekening milik Lukas Enembe dan pihak-pihak yang terkait. Pemblokiran dilakukan karena PPATK menemukan ada transaksi keuangan yang janggal atau mencurigakan.

Informasi terbaru, ada temuan PPATK terkait transaksi keuangan Lukas yang mengalir ke rumah judi alias kasino di luar negeri. PPATK menyebut jumlahnya hampir setengah triliun. KPK sedang mendalami temuan PPATK tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini