Share

5 Fakta Ledakan di Asrama Polri Sukoharjo, Paket Dikirim Online

Nanda Aria, Okezone · Senin 26 September 2022 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 337 2674839 5-fakta-ledakan-di-asrama-polri-sukoharjo-paket-dikirim-online-Kam04Xf3Fr.JPG Ilustrasi/ Foto: Freepik

JAKARTA - Sebuah ledakan terjadi di asrama Polri Arumbara, Jalan Larasati Nomor AA 12, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Ledakan itu terjadi pada malam hari, Minggu (25/9/2022).

Ledakan di di Asrama Brimob Sukoharjo membuat geger masyarakat sekitar dan penghuni asrama. Berikut fakta-fakta terkait ledakan tersebut:

 BACA JUGA:Anies Hadiri Acara Muskercab Atas Undangan DPW PPP DKI dan Masuk Rundown untuk Kasih Sambutan

1. Berasal dari bungkusan bahan petasan

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi memastikan peristiwa ledakan yang terjadi di Asrama Polri Sukoharjo bukan aksi teror. Ledakan itu berasal dari bubuk hitam yang merupakan bahan pembuat petasan. Bahan petasan itu terbungkus kardus seperti paket ekspedisi.

2. Paket dikirim online

Ahmad Luthfi pun menerangkan bahwa bahan petasan ini telah dipesan secara online melalui seseorang berinisial A pada CV Mandiri yang ada di Indramayu. Dalam paket telah dituliskan sumbu kembang api atau Black Powder.

"Saat ini sudah kita amankan di Polres Indramayu pria berinisial S. Penerimanya adalah saudara A di wilayah Klaten dan juga sudah amankan di Polresta Surakarta," papar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Minggu malam (25/9/2022).

 BACA JUGA:Anies Hadiri Acara Muskercab Atas Undangan DPW PPP DKI dan Masuk Rundown untuk Kasih Sambutan

3. Korban ledakan alami luka bakar 70 persen

Ledakan yang terjadi di Asrama Polri Sukoharjo memakan satu korban, yaitu Bripka Dirgantara Pradipta (DP). Bripka DP mengalami luka bakar bakar yang cukup serius, sekitar 70 persen.

"Jadi anggota untuk sementara untuk luka bakar sekitar 70 persen kemudian itu juga dikakinya ada luka lainnya juga yah, kemudian saat ini sedang dalam perawatan," kata Luthfi.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

4. Polisi amankan 2 orang

Polisi pun bergerak cepat untuk melakukan penyidikan terhadap kasus ini. Oleh karena itu, dua orang yang merupakan pengirim dan penerima paket berisi bahan petasan yang meledak tersebut diamankan. Keduanya adalah S dan juga A selaku penerima paket.

5. Polri turunkan Tim Densus 88 Antiteror

Adapun, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kasus ledakan di Sukoharjo tersebut juga menjadi perhatian Polri. Karenanya, Polri menerjunkan Satgaswil Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Jateng untuk mem-backup Polda Jateng dan Polresta Solo untuk mendalami ledakan tersebut.

"Sedang proses pendalaman tim gabungan," ujar Dedi.

Adapun kronologi sementara kejadian itu yaitu, saksi sedang berada di dalam rumah tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat kuat hingga mengakibatkan jendela bergetar.

Kemudian saksi dan para tetangga asrama keluar langsung melihat ke depan rumah melihat korban dalam keadaan berlumuran darah selanjutnya korban ditolong oleh warga dibawa ke RS Indriyati Solo selanjutnya dirujuk ke RS Muwardi Surakarta.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini