Share

5 Fakta Wakil Ketua DPRD Depok Maki dan Injak Sopir Truk, Ini Kata Mahfud MD

Tim Okezone, Okezone · Senin 26 September 2022 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 337 2674713 5-fakta-wakil-ketua-dprd-depok-maki-dan-injak-sopir-truk-ini-kata-mahfud-md-GVtZU52HPw.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Aksi Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri memaki dan menghukum sopir truk di jalan berbuntut panjang. Terlebih, perbuatan wakil rakyat itu terekam kamera dan videonya viral.

Berikut Fakta-Faktanya:

1. Memaki dan Menyuruh Push Up

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Fraksi Golkar Tajudin Tabri memaki sopir truk, dan menyuruhnya untuk push up di kawasan Limo, Kota Depok pada Jumat 23 September 2022. 

Tak hanya itu, terlihat Tajudin juga menyuruh sopir tersebut untuk berguling, bahkan Tajudin sempat menginjak bahu sopir truk.

2. Portal Nyaris Roboh 

Kejadian itu bermula saat sopir truk pengangkut tanah memaksa kendaraannya melewati portal pembatas di kawasan Krukut, Limo, Depok. Portal nyaris runtuh karena terdorong truk. Ia juga beralasan kejadian truk tanah nyangkut di portal sudah terjadi berulang kali.

3. Tajudin Mengakui Perbuatannya

Tajudin mengakui bahwa sosok dari video yang viral itu adalah dirinya. Tajudin mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi di luar kontrol.

"Saya mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya," kata Tajudin di Warung Betawi Ngoempoel, Beji, Kota Depok, Jumat 23 September 2022.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

4. Korban Lapor Polisi 

Sopir truk, Ahmad Misbah melaporkan Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri ke Polres Depok terkait dugaan kasus penganiayaan yang dialaminya di kawasan Limo, Depok. Menurutnya, perbuatan Tajudin telah mempermalukan dirinya di depan banyak orang.

"Iya kami sudah melakukan laporan polisi soal dugaan penganiayaan, sudah ada bukti visumnya. Dia kan sudah mempermalukan saya, sudah menginjak-nginjak harga diri saya," ujar Ahmad Misbah pada wartawan, Sabtu 24 September 2022. 

5. Mahfud MD Angkat Bicara

Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara. Menurutnya, hal tersebut tak perlu dilakukan.  "Waduh, sepertinya tak boleh loh, pimpinan atau anggota DPRD menghukum orang secara fisik di tengah jalan," kata Mahfud melalui akun twitter resmi miliknya @mohmahfudmd, dikutip Minggu 25 September 2022.

Mahfud menambahkan, bupati hingga gubernur sekalipun tidak dapat menggunakan kekuasaannya untuk bertindak sewenang-wenang. Sebaiknya pemimpin tidak perlu emosional ketika menghadapi masalah.

"Bupati atau gubernur pun tak boleh. Sebaiknya proporsional tak perlu emosional," ucapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini