Share

LPSK Bentuk Sembilan Tim Khusus Tangani Ribuan Pengaduan Korban Investasi Bodong

Adi Haryanto, Koran Sindo · Sabtu 24 September 2022 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 337 2674222 lpsk-bentuk-sembilan-tim-khusus-tangani-ribuan-pengaduan-korban-investasi-bodong-HkmEHs3IOi.jpg Wakil Ketua LPSK Edwin Patogi Pasaribu. (MNC Portal)

BANDUNG - Banyaknya jumlah pengaduan dari para korban investasi ilegal dan pinjaman online membuat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membentuk sejumlah tim khusus untuk menanganinya.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan, sejak Maret hingga Agustus 2022, pihaknya menerima hampir 3.000 laporan investasi bodong dan pinjaman online. Guna menangani semua laporan itu, pihaknya membentuk sembilan tim khusus sesuai jumlah platform yang dilaporkan.

"Timsus kami bentuk lantaran jumlah pengaduan yang luar biasa dan dari seluruh Indonesia. Setiap tim khusus dipimpin tenaga ahli LPSK, tugas utamanya melakukan validasi," kata Edwin kepada wartawan di Bandung, Sabtu (24/9/2022).

Ia menjelaskan, validasi yang dimaksud antara lain mencakup nilai pembelian awal, nilai pinjaman awal, nilai investasi hingga dana yang sudah kembali sehingga diperoleh angka riil kerugian setiap pelapor.

Proses validasi membutuhkan waktu dan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang tinggi. Sedangkan sejumlah platform yang dilaporkan karena jadi investasi ilegal dan pinjaman online di antaranya DNA Pro, Binomo, Fahrenheit, Quotex, dan masih banyak lagi.

Follow Berita Okezone di Google News

Menurutnya, selain melibatkan pegawai internal LPSK juga menggandeng auditor eksternal. Setelah itu, langkah berikutnya adalah melaporkan hasil validasi kepada Polri dan jaksa penuntut umum (JPU) untuk dimasukkan dalam dakwaan di pengadilan.

"Pada penanganan kasus ini, kami intensif berkoordinasi utamanya dengan pihak bank dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), untuk melacak lalu lintas transaksi, lalu dengan Bareskrim Polri dan Kejaksaan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini