Share

Lukas Enembe Izin ke Jokowi Berobat ke Singapura, KPK: Kami Punya Tenaga Medis!

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 24 September 2022 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 337 2674156 lukas-enembe-izin-ke-jokowi-berobat-ke-singapura-kpk-kami-punya-tenaga-medis-EItA5objtz.jpg Lukas Enembe/Foto: Antara

JAKARTA - Tim pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe mendatangi gedung KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 23 September 2022.

(Baca juga: Kesehatan Lukas Enembe Memburuk, Pengacara Minta Jokowi Izinkan Berobat ke Luar Negeri)

Kedatangan mereka untuk menjelaskan kondisi terkini dari Gubernur Papua, Lukas Enembe yang telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh KPK beberapa waktu lalu.

Menurut tim kuasa hukum dan tim dokter pribadi, Gubernur Papua itu masih dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Tim kuasa hukum pun meminta agar Presiden RI, Joko Widodo turun tangan dan memberikan izin kepada Lukas Enembe untuk mendapatkan perawatan intensif di Singapura.

Menanggapi hal itu, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, menegaskan, pihaknya menjunjung asas praduga tidak bersalah dan hak asasi manusia dalam tiap penanganan perkara.

Oleh karena itu, KPK menghormati hak semua tersangka mendapat pelayanan kesehatan jika benar-benar dibutuhkan.

"Alasan ketidakhadiran tersangka karena kesehatan tentu juga harus disertai dokumen resmi dari tenaga medis supaya kami dapat analisis lebih lanjut,” ujar Ali kepada awak media, Sabtu (24/9/2022)

KPK kata dia juga telah memiliki tenaga medis khusus dalam melakukan pemeriksaan baik terhadap saksi ataupun tersangka yang dipanggil penyidik antirasuah.

“Tidak hanya kali ini sebagaimana diketahui KPK sebelumnya juga beberapa kali memberikan kesempatan dan penyediaan fasilitas kesehatan bagi saksi maupun tersangka pada perkara-perkara lainnya," terangnya.

Terkait keinginan politikus Partai Demokrat tersebut untuk berobat ke Singapura, KPK bisa saja mempertimbangkannya, asal Lukas Enembe memenuhi panggilan pemeriksaan terlebih dahulu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Adapun keinginan tersangka untuk berobat ke Singapura, kami pertimbangkan. Namun tentu kami juga harus pastikan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tersangka lebih dahulu ketika dia sudah sampai di Jakarta,”ujarnya.

“KPK tentu berharap pihak dimaksud memenuhi panggilan pada 26 September 2022 di Gedung Merah Putih KPK sesuai yang KPK telah sampaikan secara patut," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini